Suara.com - Gejala Covid-19 varian Delta apa saja? Lalu apa beda gejala covid-19 Delta dengan gejala varian umum lainnya? Mari simak penjelasan berikut ini.
COVID-19 VARIAN DELTA
Menurut World Health Organization (WHO), Covid adalah penyakit yang berasal dari virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang saat ini sudah terjadi mutasi menjadi bermacam-macam. Salah satunya adalah Covid-19 varian delta yang awalnya ditemukan di India, serta telah menyebar lebih dari 80 negara. Beberapa penelitian menunjukan bahwa jenis varian ini lebih menular daripada varian lainnya.
dr. Indra Yovi, SpP (K), Dokter Spesialis Paru & Pernapasan Eka Hospital Pekanbar mengatakan, tren kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat sejak akhir Mei 2020. Saat ini, Covid-19 disertai munculnya Virus Corona Varian Delta.
Virus Corona Varian Delta memiliki nama kode B.1.617.2 dan pertama kali terdeteksi di India pada akhir 2020. Penelitian menunjukan bahwa Varian Delta dikaitkan dengan risiko penularan yang diperkirakan 60 persen lebih tinggi daripada Varian Alfa, yang sudah jauh lebih menular daripada versi asli virus.
BEDA GEJALA COVID-19 DELTA DENGAN UMUM
Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak ulasan tentang perbedaan gejala Covid-19 varian Delta dan umum.
Gejala varian Delta:
- Demam
- Mual dan muntah
- Flu parah
- Sakit kepala
- Sakit tenggorokan
- Batuk
- Diare
- Sakit perut
- Nyeri sendi
- Hilang selera makan
Gejala varian umum
Baca Juga: Tak Percaya Covid-19 dan Lawan Petugas, Kades di Sragen Juga Sebut 'Enak Jaman PKI'
Sementara gejala varian umum adalah:
- Sesak nafas
- Demam
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- Sakit kepala
- Anosmia (kehilangan indera penciuman dan perasa)
GEJALA COVID-19 VARIAN DELTA: GEJALA RINGAN
Gejala covid-19 varian delta masih bisa dibedakan lagi dari gejala ringan, sedang, dan berat.
Gejala ringan covid-19 varian delta
- Gejala ringan berupa
- Demam
- Batuk
- Nyeri tenggorokan
- Anoreksia
- Sakit kepala
GEJALA COVID-19 VARIAN DELTA: GEJALA SEDANG
Gejala sedang covid-19 varian delta
- Demam
- Batuk
- Sesak nafas
- Nafas cepat
GEJALA COVID-19 VARIAN DELTA: GEJALA BERAT
Gejala berat covid-19 varian delta adalah demam ditambah salah satu dari:
- Frekuensi nafas >30x/menit
- Distres pernafasan
- Saturasi oksigen 93 persen tanpa bantuan oksigen
Penting untuk diperhatikan, bahwa varian Delta dinilai jauh lebih berbahaya dari varian umum. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diimbau untuk tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Tetap ikuti protokol kesehatan dengan ketat agar tidak terpapar Covid-19 varian Delta atau varian apapun.
CARA VIRUS COVID-19 VARIAN DELTA MENULAR
Virus covid-19 varian delta bisa menular dengan beberapa cara, antara lain:
- Transmisi droplet, sangat ditekankan dalam penggunaan masker.
- Transmisi udara (aerosol), sangat disarankan untuk melakukan kegiatan seperti rapat
di dalam ruangan terbuka dan tetap menggunakan masker. - Transmisi fomit, sangat ditekankan untuk pentingnya melakukan cuci tangan.
KENAPA WAJIB ISOLASI MANDIRI?
Tujuan isolasi mandiri adalah untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Jika tidak dilakukan isolasi mandiri maka jika seorang terkonfirmasi positif Covid -19 dan tetap melakukan aktivitas, maka dia akan menularkan virus tersebut kepada rekan kerja, teman, keluarga serta orang lain di lingkungan sekitar.
KAPAN HARUS ISOLASI MANDIRI DAN KAPAN HARUS KE RUMAH SAKIT?
Isolasi mandiri bisa dilakukan jika PCR positif dan tanpa gejala (sesak). Namun jika memiliki gejala sesak napas lebih dari 24 kali dalam satu menit dan saturasi oksigen < 94 persen harus dirujuk ke rumah sakit.
ISOLASI MANDIRI HARUS BERAPA LAMA?
Lamanya waktu isolasi mandiri diklasifikasikan menjadi 4, sebagai berikut:
- Tanpa gejala: 10 hari sejak pengambilan tes Covid-19.
- Gejala ringan: 10 hari ditambah 3 hari bebas gejala apapun.
- Gejala sedang: 10 hari sejak timbul gejala ditambah 3 hari bebas gejala.
- Gejala berat: 1x PCR negatif ditambah 3 hari bebas gejala. Pemantauan lanjutan isolasi
mandiri 7 hari.
Covid-19? APA YANG HARUS DILAKUKAN JIKA TERPAPAR COVID-19?
Apa yang harus dilakukan jika terpapar Covid-19? Jika Anda mengalami gejala ringan seperti sesak napas, demam, dan batuk, ini yang harus dilakukan:
- Segera lakukan isolasi mandiri
- Menjauhkan diri dari kerumunan atau anggota keluarga lainnya
- Hubungi dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan panduan yang jelas
Hal ini perlu dilakukan karena setiap orang belum tentu mengalami ciri-ciri yang sama, terlebih untuk mereka yang memiliki penyakit bawaan.
Demikian penjelasan tentang gejala Covid-19 varian Delta lengkap dengan beda gejala covid-19 Delta dengan gejala varian umum lainnya.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty