Suara.com - Hari Raya Idul Adha adalah momen istimewa bagi umat muslim. Di hari tersebut semua orang bisa menikmati daging dari kurban orang-orang yang lebih mampu.
Namun, satu hal yang perlu diingat adalah jika Anda tidak memperhatikan porsi makan daging selama Idul Adha, maka dapat dengan mudah memicu berbagai masalah kesehatan. Melansir dari Yajny, berikut beberapa tips agar tetap sehat selama pesta daging di Idul Adha, antara lain:
1. Hindari Daging Goreng
Jika Anda berencana makan daging di hari raya ini, cobalah memakannya dalam bentuk rebus atau panggang dan hindari daging goreng. Daging yang digoreng meningkatkan kalori dan lemak jenuh dalam asupan makanan harian Anda.
2. Jalan-jalan setelah makan
Ahli gizi dan dokter menyarankan bahwa seseorang harus menyelesaikan makan terakhir dua jam sebelum tidur. Setelah makan, Anda dapat berjalan-jalan selama sekitar 30 menit untuk memastikan bahwa Anda telah mencerna makanan Anda sebelum tidur.
3. Minum Teh Hijau
Cobalah minum segelas jus lemon atau teh hijau setelah makan untuk membantu mendukung tingkat metabolisme Anda. Anda juga bisa minum teh merah, tetapi tetap harus bebas gula.
4. Hindari Minuman Bersoda
Baca Juga: 3 Cara Memasak Daging Paling Sehat, Salah Satunya dengan Presto
Penelitian telah menunjukkan bahwa minuman ringan memiliki efek yang sangat berbahaya bagi kesehatan secara keseluruhan seperti obesitas. Jadi hindari minum minuman ringan pada hari Idul Adha dan cobalah menggantinya dengan jus buah segar.
5. Jarak makan minimal 6 jam
Penelitian telah menunjukkan bahwa jeda antara dua kali makan berturut-turut harus setidaknya 6 jam, terutama pada hari-hari Idul Adha untuk memberikan perut istirahat dan waktu yang cukup untuk mencerna.
6. Makan Sayuran
Tambahkan sayuran yang mengisi perut dan membuat Anda merasa ringan serta energik, seperti kol, selada, tomat, wortel, bayam, dan sebagainya.
7. Buah-buahan
Selain kaya serat dan akan membantu Anda kenyang lebih lama, buah juga membantu memuaskan keinginan kita akan gula dengan alternatif yang lebih sehat. Namun, pastikan untuk tidak makan berlebihan buah-buahan seperti mangga, buah ara, dan anggur karena penuh kalori.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi