Suara.com - Indonesia bersiap memasuki musim kemarau yang dimulai sejak akhir bulan Juli. Di tengah cuaca panas yang menerpa, Anda harus menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik.
Tubuh kita terdiri dari sekitar 60 persen air, yang sangat penting untuk fungsi organ-organ kita. Kehilangan air melalui keringat yang berlebihan, muntah, diare, atau tidak cukup minum air, dapat menyebabkan kelelahan, pusing, sakit kepala, kejang, kenaikan denyut jantung dan suhu, penurunan tekanan darah, kerusakan ginjal, fungsi otak dan bahkan kematian. D
Untuk itu, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Simak lima cara sederhana untuk tetap terhidrasi berikut ini:
1. Air
Dilansir melalui News18, rata-rata orang dewasa harus minum sekitar 2-3 liter air setiap hari agar tetap terhidrasi. Jumlahnya akan meningkat pada suhu yang lebih panas dan selama periode aktivitas fisik yang intens.
Air mengandung beberapa mineral penting seperti zat besi, magnesium, natrium, kalsium dan kalium, yang diperlukan untuk pertumbuhan dan fungsi metabolisme kita. Mereka yang bekerja di luar ruangan harus membawa botol air.
2. Air kelapa
Kelapa yang belum matang penuh diisi air di dalamnya. Air kelapa memiliki rasa manis dan sedikit asin. Selain elektrolit, air kelapa kaya akan kalium dan juga mengandung natrium, kalsium, karbohidrat, serat, dan gula.
Air kelapa juga memiliki sifat anti-penuaan dan antimikroba juga. Karena kandungan potasiumnya yang tinggi, mereka yang menderita gangguan fungsi ginjal harus mencari nasihat medis sebelum minum air kelapa.
Baca Juga: Bolehkah Minum Air Dingin Saat Cuaca Panas? Begini Saran Ahli
3. Teh dan kopi
Teh dan kopi adalah minuman yang ideal untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Teh juga kaya antioksidan dan dapat membantu melindungi kita dari penyakit kardiovaskular (CVD), tekanan darah tinggi, diabetes, dan kanker.
Konsumsi kopi juga ditemukan bermanfaat dalam CVD dan penyakit terkait, penyakit hati dan ginjal.
Kopi mengandung kafein yang bersifat diuretik dan dapat mendorong orang untuk mengonsumsi lebih banyak air. Tapi waspada, terlalu banyak minum kopi mungkin berbahaya.
4. Buah dan sayuran
Buah-buahan seperti semangka, jeruk, nanas, anggur, stroberi dan sayuran seperti mentimun, tomat, selada gunung es dan bayam memiliki kandungan air yang tinggi.
Berita Terkait
-
Perubahan Iklim Diprediksi Perparah Polusi Udara di Musim Kemarau, Kenapa?
-
Piala Dunia 2026 Bisa Jadi 'Neraka Dunia': Suhu Panas Bisa Tembus 43 Derajat
-
6 Parfum Morris dengan Aroma Fresh, Murah Meriah Pas untuk Cuaca Panas
-
Anti Gerah, 5 Pilihan Parfum Lokal Aroma 'Clean' yang Aman Dipakai di Cuaca Panas
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?