Suara.com - Vaksin virus corona Pfizer memberikan perlindungan yang kuat terhadap varian Delta. Hal ini dinyatakan dalam penelitian baru yang diterbitkan pada New England Journal of Medicine.
Melansir dari Medicinenet, data baru menunjukkan bahwa dua dosis vaksin messenger RNA (mRNA) yakni Pfizer 88 persen efektif dalam melindungi orang terhadap varian Delta. Sementara pada varian asli, varian ini memiliki efektivitas hingga 94 persen.
Namun, peneliti menegaskan bahwa efektivitas di antara orang-orang yang hanya mendapat satu dosis secara drastis lebih rendah, yakni sekitar 31 persen. Dengan begitu, para ahli menegaskan pentingnya dua dosis Pfizer.
"Data meningkat bahwa vaksin mRNA adalah solusi untuk varian Delta," kata Dr. Amesh Adalja, seorang sarjana senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins di Baltimore.
"Jelas juga bahwa dosis kedua dari vaksin ini diperlukan untuk menambah kekebalan dari dosis pertama, agar seseorang tahan terhadap varian tersebut," imbuhnya.
Varian Delta telah mengembangkan tujuh mutasi berbeda pada protein 'lonjakan' virus corona, dibandingkan dengan strain Alpha asli.
"Beberapa dari mutasi ini membantu virus menginfeksi sel, menghasilkan lebih banyak virus dalam sel yang terinfeksi atau menyebar dari orang ke orang dengan lebih mudah," kata Richard Kennedy, co-director Mayo Clinic Vaccine Research Group.
"Beberapa mutasi ini terjadi di daerah spesifik protein lonjakan di mana antibodi mengikat dan mencegah virus memasuki sel," imbuhnya.
Vaksin hanya akan tetap efektif jika dapat menahan upaya seperti infeksi oleh virus corona untuk berkembang di sekitar pertahanan sistem kekebalan yang diciptakan oleh inokulasi.
Baca Juga: Termasuk Medan, Ini 5 Daerah di Sumut Jadi Zona Merah Covid-19
"Dalam kasus vaksin Pfizer, tampaknya dua dosis menghasilkan perlindungan yang dapat menahan mutasi varian Delta," kata Kennedy.
"Ini mungkin karena dua dosis menghasilkan lebih banyak antibodi," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin