Suara.com - Cuaca panas bisa membuat ketidaknyamanan dan kesulitan tidur nyenyak sepanjang malam. Tapi, Dominic Less-Bell, ahli kamar mandi mengatakan mandi air panas bisa membantu menenangkan diri sebelum tidur ketika cuaca panas.
Para ahli di Drench menganggap mandi air panas adalah kunci untuk menurunkan suhu tubuh Anda sebelum tidur ketika cuaca panas. Dominic menyarankan mansi air panas untuk mendinginkan tubuh selama cuaca panas.
"Banyak yang ingin membeli kipas angin atau botol air panas yang membekukan untuk mendinginkan tubuh ketika cuaca panas. Tapi, mandi air panas salah satu cara paling sederhana dan lebih baik," jelas Dominic dikutip dari Express.
Cara ini mungkin kedengarannya tidak masuk akal untuk menenggelamkan diri Anda ke dalam cuaca panas di luar, tapi sains mendukung teori tersebut.
Sebuah laporan dalam jurnal Sleep Medical Review mengungkapkan bahwa tidur dan suhu inti tubuh diatur oleh jam sirkadian otak yang mendorong pola tidur dan terjaga selama 24 jam.
Suhu tubuh kita paling rendah saat tidur dan penurunan suhu tubuh setelah mandi membantu Anda tidur nyenyak. Jika Anda berkeringat saat ingin tidur, sebaiknya Anda jangan mandi dengan air dingin.
"Mandi air dingin bisa menjadi kontraproduktif karena ketika tubuh kita terendam dalam kondisi yang sangat dingin, ia mencoba mengatur suhu inti kita," jelasnya.
Artinya, Anda akan merasa lebih panas karena mandi air dingin sebelum tidur ketika cuaca panas. Sebaliknya, mandi air panas justru berdampak sebaliknya.
"Mandi air panas bisa menurunkan suhu tubuh kita karena merangsang sistem termoregulasi tubuh. Ini bisa meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan membuang hawa panas pada tubuh untuk menurunkan suhu tubuh," jelasnya.
Baca Juga: Virus Corona Covid-19 vs Norovirus, Begini Cara Membedakan Gejalanya
Penelitian sebelumnya dari National Sleep Foundation juga menunjukkan bahwa metode ini bekerja dalam gelombang panas. Penelitian itu menyarankan beberapa orang lebih baik mandi air panas ketika suhu ruangan sangat panas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS