Suara.com - Di tengah pandemi virus corona Covid-19, sebuah virus baru berisiko mendatangkan malapetaka dalam kehidupan masyarakat, yakni norovirus. Virus ini bisa menyebabkan diare parah dan muntah ketika seseorang terinfeksi.
Norovirus bisa menyebar dari satu orang ke orang lain dan dari permukaan yang terkontaminasi. Di Inggris, kasus norovirus telah meningkat 3 kali lipat dalam 5 hari terakhir.
Saat ini, belum ada alarm bahaya dari ancaman norovirus. Tetapi, hal terpenting adalah mengetahui perbedaan norovirus dan infeksi virus corona Covid-19.
Karena, ada banyak gejala umum yang bisa membuat orang bingung membedakan antara norovirus dan infeksi virus corona Covid-19. Dilansir dari Times of India, norovirus bisa menyebabkan dehidrasi ekstrem, sehingga harus dideteksi dan diobati.
Berikut ini, beberapa gejala infeksi norovirus yang perlu diwaspadai untuk menghindari komplikasi serius.
- Mual mendadak
- Demam tinggi
- Sakit perut
- Anggota badan terasa sakit
- Muntah dan diare terus-menerus
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), penyakit ini dapat menyebar melalui tiga cara, seperti bersentuhan langsung dengan orang yang terinfeksi, mengonsumsi air atau makanan yang terkontaminasi dan menyentuh permukaan yang terkontaminasi, serta memasukkan tangan yang belum dicuci ke mulut atau hidung.
Infeksi norovirus bisa menyebabkan peradangan pada usus lambung yang disebut gastroenteritis. Sementara, seseorang yang terinfeksi norovirus dapat melepaskan jutaan partikel virus yang bisa membuat orang lain sakit.
Namun, orang dengan virus corona Covid-19 bisa mengalami gejala yang serupa dengan norovirus, seperti demam, batuk kering, sakit kepala, mual, muntah dan diare.
Hal ini bisa membuat seseorang sulit membedakan kedua jenis penyakit tersebut. Tapi, ada beberapa gejala yang sangat umum pada pasien virus corona Covid-19.
Baca Juga: CDC: Orang Vaksin Covid-19 Lengkap Berisiko Kecil Sebarkan Virus Corona
Sebagian besar, norovirus menyebabkan infeksi pada orang dewasa. Sedangkan, adenovirus dan astrovirus menyebabkan infeksi pada bayi dan anak kecil.
Guna membedakan kedua infeksi virus tersebut, sebaiknya waspadai gejala saluran pernapasan atas, seperti kehilangan indra penciuman dan pengecapan yang merupakan gejala umum virus corona Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui