Suara.com - Senam jantung sehat seri 3 merupakan satu dari sekian banyak cara untuk menjaga kesehatan jantung yang disarankan.
Gerakan senam jantung sehat seri 3 ini dapat meningkatkan fungsi jantung, memperkuat otot jantung, dan meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh yang tentunya baik untuk kesehatan.
Dikutip dari Alodokter, senam jantung sehat juga bermanfaat untuk banyak hal lho, di antaranya untuk menjaga berat badan ideal, mencegah kerusakan pembuluh darah, serta menurunkan kolesterol, gula darah, dan tekanan darah sehingga mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.
Nah, terkait senam jantung sehat, ada beragam variasi gerakan dari senam jantung yang dipromosikan oleh Yayasan Jantung Indonesia dalam kanal YouTubenya. Termasuk Senam Jantung Sehat Seri 3 yang sangat mudah untuk Anda ikuti di rumah.
Gerakan Senam Jantung Sehat Seri 3 terdiri dari rangkaian gerakan dasar aerobik atau latihan kardio yang mudah diikuti.
Gerakan Senam Jantung Sehat Seri 3 ini terbagi menjadi tiga, yakni peregangan atau pemanasan, latihan inti dan latihan pendinginan.
Bagi anggota yang lebih muda, gerakan jalan di tempat dapat ditingkatkan menjadi lari di tempat atau mengangkat kaki lebih tinggi.
Namun, bagi Anda yang usianya lebih tua, 50 tahun ke atas, gerakan jalan di tempat sudah cukup untuk memancing jantung agar mencapai sasaran.
Untuk memulainya, berikut gerakan Senam Jantung Sehat Seri 3 seperti yang Suara.com kutip dari kanal YouTube Yayasan Jantung Indonesia.
Baca Juga: Ragam Gerakan Senam Jantung Sehat yang Bisa Dilakukan di Mana Saja
Anda juga bisa melihat videonya di bagian akhir penjelasan gerakan senam jantung sehat seri 3 ini.
1. Gerakan pemanasan ketukan musik 130 ketukan per menit selama 6 menit
Gerakan 1:
- Menundukkan kepala.
- Memiringkan kepala ke kanan dan memiringkan kepala ke kiri
Gerakan 2:
- Mengangkat bahu ke kanan
- Mengangkat bahu ke kiri
- Mengangkat kedua bahu
Gerakan 3:
- Silang kedua telapak kanan
- Jari-jari kedua tangan saling menarik.
Gerakan 4:
- Memutar badan ke kanan
- Memutar memutar badan ke kiri.
Gerakan 5:
- Menarik kedua bahu
- Merentangkan sisi tubuh ke kanan
Gerakan 6:
- Memiringkan tubuh dan kaki ke sisi kanan
- Memutar badan dan kaki ke sisi kiri
Gerakan 7:
- Memiringkan tubuh dan kaki ke sisi kanan
- Memutar badan dan kaki ke sisi kiri
Gerakan 8:
- Membungkukkan badan
Gerakan 9:
- Melangkahkan kaki serong kanan
- Melangkahkan kaki serong kiri
Gerakan 10:
- Mengangkat kaki kanan
- Mengangkat kaki kiri
Gerakan 11:
- Menekuk kaki kanan ke belakang
- Menekuk kaki kiri ke belakang
Selanjutnya melakukan gerakan inti, seperti apa? Baca di halaman berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS