Suara.com - Ruam popok merupakan salah satu keluhan umum yang terjadi pada si kecil.
Kondisi tersebut biasanya ditandai dengan bercak kemerahan, kulit kering dan melepuh. serta lecet di paha, bokong hingga alat kelamin, yang membuat bayi atau balita jadi tidak nyaman dan rewel.
Penyebab ruam popok itu sendiri, ada beberapa, di antaranya popok lembap atau basah, karena jarang ganti, popok terlalu ketat, kulit sensitif, infeksi jamur dan bakteri.
Meski demikian, ruam popok masih bisa terjadi pada bayi atau balita yang popoknya diganti secara teratur.
Untuk mencegahnya, selebriti Ayu Dewi punya tips agar buah hatinya terhindar dari ruam popok yang disebutnya 3S, yaitu Siapkan popok berkualitas tinggi, Segera ganti jangan tunggu penuh, dan Sempurnakan kebersihan si kecil.
“Buat aku, satu hal yang nggak bisa ditawar untuk produk bagi anak-anak, yaitu kenyamanan untuk perkembangan mereka di masa depan," jelas Ayu Dewi yang didapuk sebagai brand ambassador Sweety, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, baru-baru ini.
Untuk itu, ibu dari 3 anak ini memilih popok yang membuat buah hatinya nyaman, leluasa bergerak, aman dan sehat bagi kulit, serta bebas alergi.
Nah, semua kriteria itu, kata Ayu Dewi, ada pada All-New Sweety Gold Pants NextGen, produk popok terbaru untuk bayi dan balita dari Kimberly-Clark Softex (PT. Softex Indonesia).
"Aku merekomendasikan banget #DiaperAntiMager ini terutama karena teknologi terkininya membuat anak enggak kesulitan bergerak sama sekali dan meski anakku pipis berkali-kali, tapi popoknya nggak gembung,” ungkapnya.
Baca Juga: Kakeknya Bos Panasonic, Suami Ayu Dewi: Rumah Kita Biasa Saja
Selain itu, lanjut Ayu Dewi, karetnya juga elastis, sangat lembut dan fit di badan anaknya, sehingga leluasa saat bergerak.
"Benar-benar mendukung gerak-geriknya anakku yang lagi belajar berjalan. Plus, kualitas popoknya yang sudah teruji oleh Australian Dermatologist bikin kulit anakku tetap sehat dan bebas alergi," imbuhnya merinci.
Apa yang disampaikan Ayu Dewi tentang memilih popok yang tepat agar buah hati bisa bergerak leluasa memang penting.
Hal tersebut dibuktikan dari sebuah penelitian dari National Institutes of Health yang mengungkap bahwa pemakaian popok bisa mempengaruhi keleluasaan gerak bayi, terutama saat belajar berjalan.
Apalagi menurut riset penelitian NHS, balita harus menghabiskan setidaknya 180 menit atau 3 jam sehari untuk melakukan berbagai aktivitas fisik. Untuk itulah pemilihan popok harus menjadi perhatian bagi para orangtua demi tumbuh kembang anak yang optimal.
“Dengan diluncurkannya All-New Sweety Gold Pants NextGen, kami berharap dapat turut berperan mendukung tumbuh kembang si kecil dengan inovasi terbaru yang lebih baik tanpa perubahan harga.” ungkap Hendra Setiawan, Presiden Direktur Kimberly-Clark Softex Indonesia (PT. Softex Indonesia), dalam siaran persnya, baru-baru ini.
Produk popok terbarunya untuk bayi dan balita yang diluncurkan di masa pandemi itu, sambung Hendra, tersedia dalam varian ukuran M, L, XL dan mulai bisa dibeli di pasaran mulai akhir Agustus 2021.
Berita Terkait
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Winter Festival JEYC Jadi Ruang Belajar Holistik bagi Tumbuh Kembang Anak
-
Di Balik Duka Banjir Sumatera: Mengapa Popok Bayi Jadi Kebutuhan Mendesak di Pengungsian?
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi