Aturan-aturan tersebut perlu dijalankan, agar kegiatan pembelajaran di sekolah dapat disesuaikan dengan panduan pembelajaran yang dibuat oleh pemerintah selama masa pandemi COVID-19.
Sesuai dengan anjuran yang terdapat dalam SKB Empat Menteri, dia mengatakan kegiatan belajar di sekolah secara terbatas harus memprioritaskan keamanan, kenyamanan, kesehatan serta keselamatan setiap pihak yang terlibat dalam proses pembelajaran.
Ia mengatakan penting bagi pemerintah daerah terutama dinas pendidikan, untuk dapat mensosialisasikan hal tersebut mulai dari setiap sekolah yang telah memulai pembelajaran tatap muka secara terbatas hingga kepada orang tua siswa.
“Peran kawan-kawan pemerintah daerah khususnya dinas pendidikan melakukan sosialisasi sebelum PTM penting dilakukan. Ini juga sekolah harus paham betul, sampai orang tua semua harus saling mengedukasi,” kata dia.
Untuk dapat memenuhi prioritas keselamatan tersebut, dia menyarankan pihak sekolah untuk memastikan setiap tenaga pendidik yang akan memberikan pelayanan pendidikan telah melakukan vaksinasi.
Ia juga menyarankan agar sekolah terus melakukan komunikasi dengan orang tua murid, untuk menjaga para siswa terus menerapkan protokol kesehatan tidak hanya di lingkungan sekolah dan di dalam rumah, tetapi juga di lingkungan luar.
“Sekolah tidak bisa hanya menekankan putra-putri didiknya tapi di rumah tidak teredukasi, itu tidak bisa. sehingga perlu ada komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua untuk saling menjaga putra-putrinya untuk menerapkan perilaku disiplin terhadap prokes,” ujar dia.*
Berita Terkait
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
Solusi Wajah Cerah saat Sekolah: 5 Bedak Padat Aman dengan Harga Pelajar
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah
-
Cewek Paling Badung di Sekolah: Anak Bandel yang Menjadi Pribadi Tangguh
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik