Suara.com - Plasma konvelesen menjadi salah satu terapi yang banyak dicari oleh pasein Covid-19. Tapi, ternyata tidak semua orang bisa untuk melakukan donor plasma konvalesen.
Penting bagi para pendonor tahu tips sehat sebelum mendonorkan plasma konvalesen. Salah satunya menghindari makanan berlemak.
Hal ini diungkap Ketua Bidang Unit Donor Darah atau UDD PMI Pusat dr. Linda Lukitari Waseso, yang mengatakan lemak bisa mempengaruhi kualitas plasma konvalesen yang didonorkan.
Plasma konvalesen adalah sel darah putih yang terkandung antibodi dari tubuh penyintas Covid-19, karena berhasil melawan virus corona penyebab sakit Covid-19.
"Yang pasti sebelum donor darah, diharapkan tidak makan makanan yang banyak mengandung lemak, karena itu akan mempengaruhi dari darah yang akan diambil," ujar dr. Linda dalam acara diskusi dengan awak media beberapa waktu lalu.
dr. Linda mencontohkan beberapa plasma darah yang tinggi kadar lemaknya, akan terlihat dari sel darah putih yang berwarna kekuningan.
"Itu biasanya lemak-lemak yang terdampak dari yang kita makan," ungkapnya.
Salah satu makanan berlemak yang sebaiknya dihindari adalah makanan tinggi minyak seperti gorengan, kuah makanan tinggi santan dan minyak di sajian rumah makan Padang, dan lain sebagainya
Sehingga ia menyarankan, ada baiknya pendonor reguler atau plasma konvalesen menjalani pola hidup sehat sehari sebelum menjalani prosedur donor darah.
Baca Juga: Puluhan Penyintas di Kabupaten Wonogiri Semangat Jadi Pendonor Plasma Konvalesen
Di antaranya makan makanan bergizi guna menjaga kadar hemoglobin atau Hb (kadar oksigen dalam darah) memenuhi syarat 12 gr/dL untuk perempuan dan 13 gr/dL untuk lelaki, serta banyak mengonsumsi air putih.
Ditambah calon pendonor harus cukup istirahat, untuk mencegah tekanan darah tinggi yang melonjak dari batas normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya