Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, akhirnya menyetujui penggunaan booster vaksin Pfizer untuk lansia dan orang lain yang berisiko tinggi terkena virus.
Vaksin booster dosis ketiga itu hanya dapat diberikan enam bulan setelah kelompok yang memenuhi syarat menerima suntikan Pfizer dosis kedua.
"Tindakan hari ini menunjukkan bahwa sains dan data yang tersedia saat ini terus memandu pengambilan keputusan FDA untuk vaksin COVID-19 selama pandemi ini," kata Penjabat Komisaris FDA Janet Woodcock dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan otorisasi.
Otorisasi hari ini hanya berlaku untuk vaksin Pfizer dan persetujuan masih diperlukan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit sebelum dapat diberikan.
Di bawah otorisasi, orang dewasa 65 dan lebih tua dan kelompok berisiko tinggi berusia 18 hingga 64 bisa mendapatkan suntikan booster dosis tunggal jika CDC menandatangani.
Panel penasihat CDC dapat memberikan suara pada Kamis tentang penggunaan suntikan ketiga vaksin.
Administrasi Biden telah bertujuan untuk meluncurkan suntikan booster ke semua orang Amerika berusia 16 dan lebih tua pada minggu ini, tetapi panel penasihat FDA minggu lalu menolak persetujuan yang lebih luas.
Panel penasehat mengatakan tidak ada cukup bukti untuk mendukung suntikan booster untuk semua yang berusia 16 tahun dan mencari lebih banyak data keselamatan.
Baca Juga: Vaksin Booster Johnson & Johnson Diklaim Tingkatkan Perlindungan Hingga 94 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!