Suara.com - Covid-19 pada akhirnya akan menjadi seperti virus corona lain yang beredar luas dan menyebabkan flu biasa, kata seorang ilmuwan terkemuka dunia.
Dilansir dari Evening Standard, Profesor Dame Sarah Gilbert, peneliti yang mengembangkan Covid-19 Oxford/AstraZeneca, mengatakan kepada webinar Royal Society of Medicine bahwa virus akan melemah seiring waktu dan "akhirnya" menjadi seperti yang lain.
“Kita sudah hidup dengan empat virus corona manusia yang berbeda yang tidak pernah kita pikirkan terlalu banyak dan akhirnya Sars-CoV-2 akan menjadi salah satunya,” katanya.
"Ini hanya pertanyaan tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke sana dan langkah-langkah apa yang harus kita ambil untuk mengelolanya sementara itu."
Sarah juga mengungkapkan bahwa dia sedang berjuang untuk mendapatkan dana untuk membantu mencegah pandemi di masa depan.
Dia mengatakan kepada hadirin pada hari Rabu bahwa dia "menunggu" dana untuk mencari vaksin untuk penyakit menular lainnya.
Penelitian itu harus dilakukan untuk mempersiapkan pandemi di masa depan. Dia memperingatkan, dengan menambahkan sejumlah kecil investasi sekarang berpotensi menghemat miliaran pound dalam jangka panjang.
Dia setuju bahwa kurangnya investasi dari pemerintah dan sumber pendanaan penelitian lainnya menunjukkan bahwa mereka belum mengambil pelajaran tentang pentingnya kesiapsiagaan pandemi.
“Kami masih berusaha mengumpulkan dana untuk mengembangkan vaksin lain yang kami kerjakan sebelum pandemi terhadap penyakit yang telah menyebabkan wabah di masa lalu dan akan menyebabkan wabah di masa depan - virus Nipah, virus demam lassa, dan virus corona Mers adalah tiga yang Saya sedang mengerjakan dan masih berusaha mengumpulkan dana untuk dikerjakan.”
Baca Juga: Kadisdik DKI: Sejak Dimulai PTM Tahap I Tidak Terdapat Kasus COVID-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia