Suara.com - Meski bisa menimbulkan efek samping, vaksin Covid-19 tidak selalu berbahaya bagi seseorang yang memiliki alergi obat.
Dokter spesialis penyakit dalam Konsultan alergi imunologi prof. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI menjelaskan bagaimana vaksin tidak memiliki kandungan obat sehingga orang yang alergi obat, aman untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.
"Alergi obat boleh saja divaksinasi karena obat itu tidak ada di dalam vaksin. Kalau ada salah satu obat itu ada di dalam vaksin pasti tidak boleh. Banyak juga orang yang alergi obat sekarang sudah di vaksinasi, tidak apa-apa," kata dokter Iris dalam siaran ulang webinar TanyaIDI, Minggu (26/9/2021).
Menurutnya, tidak berarti orang yang alergi obat akan menjadi alergi vaksin, begitu pula sebaliknya.
"Ada orang yang tidak alergi obat tapi ternyata dia alergi vaksin pertama, jadi vaksin kedua tidak boleh diberikan. Semua harus kita lihat satu per satu kasus," imbuhnya.
Meski demikian, jika seseorang memiliki riwayat alergi, disarankan lakukan vaksinasi Covid-19 di fasilitas layanan kesehatan daripada di tempat umum. Tujuannya, kata dokter Iris, agar jika terjadi efek samping yang terlalu berat bisa segera mendapatkan penanganan.
"Karena kita tidak tahu alergi atau enggak. Karena alergi itu unpredictable, tidak bisa diduga. Jadi orang yang alergi obat, belum tentu untuk alergi vaksin. Banyak juga orang yang memiliki alergi obat tapi tidak apa-apa ketika disuntik vaksin. Itu yang juga saya temukan di pasien Saya," tuturnya.
Ia juga mengingatkan, sebaiknya tak perlu terlalu memilih-milih jenis vaksin Covid-19. Meski setiap jenis memiliki platform yang berbeda, namun efektifitasnya dalam melawan virus Corona telah sesuai standar yang ditetapkan. Sehingga aman digunakan.
"Negara kita sebetulnya lumayan bisa mendapatkan banyak vaksin karena bisa belajar dari banyak vaksin. Memang tidak usah memilih vaksin selama itu sudah mendapat izin dari Badan POM," ucap Ketua Tim Advokasi Vaksinasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tersebut.
Baca Juga: Ginekolog: Tekan Risiko Penularan, Ibu Hamil dan Menyusui Sebaiknya Vaksin Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional