Suara.com - Pemerintah telah menentukan kebijakan Pembelajaran Tatap Muka secara terbatas dari tingkat PAUD hingga SMA per 30 Agustus 2021 lalu. Hal ini tentu saja menimbulkan pro dan kontra dari para orangtua.
Sebagian merasa senang melihat anaknya bisa kembali berinteraksi secara langsung dengan guru dan teman-temannya, namun tidak sedikit yang khawatir untuk melepas anaknya kembali belajar di sekolah.
Survei Mama’s Choice selaku produsen produk untuk ibu hamil, menyusui dan anak yang memenangkan kategori parent’s choice di theAsianparent Awards 2021, menunjukkan bahwa 62% orangtua merasa khawatir menjelang pembelajaran tatap muka ini. Sebagian besar merasa khawatir anaknya tertular virus dan penyakit di sekolah.
Dalam online media gathering Mama's Choice “Siap Sekolah Saat Pandemi”, Selasa (28/9/2021), dr. Natasya Ayu Andamari, SpA, memberikan tips tindakan preventif apa yang bisa dilakukan orangtua sebelum anak menghadapi pembelajaran tatap muka.
Salah satunya adalah melengkapi imunisasi anak.
“Saat ini vaksin memang belum bisa digunakan untuk anak dibawah 12 tahun, tapi orangtua bisa memberikan vaksinasi lengkap yang disarankan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) seperti vaksin influenza” tutur dr. Tasya.
Selain itu, dr. Tasya menambahkan bahwa orangtua harus mempersiapkan segala tindakan preventif untuk anak selama pembelajaran tatap muka, seperti melakukan pemeriksaan kesehatan buah hati secara berkala.
"Penting juga bagi orangtua untuk membatasi circle pertemuan anak. Misal jika anak harus masuk sekolah hari Senin, ya hari Minggunya jangan ajak anak ke pantai atau mal. Jangan sampai ia membawa virus yang bisa ditularkan kepada anak lain," katanya.
Menambahkan tips dari dr. Tasya di atas, Rahne Putri selaku Head of Branding Mama’s Choice juga turut memberi saran bagi para ibu agar lebih siap memberikan izin kepada anak dalam melakukan pembelajaran tatap muka.
Baca Juga: Cegah Klaster PTM, Pemerintah akan Random Tes Covid-19 Minimal Sebulan Sekali di Sekolah
1. Ajak anak berdiskusi untuk mengambil keputusan pembelajaran tatap muka
Jelaskan kepada anak mengenai keadaan saat ini serta aturan pembelajaran tatap muka yang harus dipatuhi. Tanyakan pendapatnya apakah memilih mengikuti pembelajaran tatap muka atau tetap mengikuti sekolah daring.
2. Ajarkan anak melakukan 3M
Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak adalah salah satu aspek penting yang harus dilakukan anak-anak selama sekolah tatap muka agar terhindar dari virus Covid-19. Maka dari itu penting bagi orang tua untuk mengajarkan kepada anak agar menjaga kebersihan diri dan perlengkapan yang mereka miliki.
“Bekali anak dengan Mama’s Choice Hand Gel, yang bisa melindungi tangan si kecil. Dengan kandungan benzalkonium chloride dan lemon sebagai pengganti alkohol yang efektif membunuh 99.99% kuman, bakteri, dan virus, serta memberikan wangi alami yang segar,” tutur Rahne yang juga merupakan ibu dari 2 anak ini.
Rahne juga mengatakan untuk selalu sediakan desinfektan serbaguna seperti Mama’s Choice Multi-Purpose Cleaner agar dapat membersihkan berbagai peralatan dan permukaan dari kontaminasi virus dan bakteri berbahaya.
3. Pastikan imunitas anak terjaga
Bukan hanya sekedar memberikan vitamin atau asupan makanan yang bergizi, pastikan anak tidak mengalami stres akibat perubahan rutinitas yang mampu menurunkan imunitas.
Biarkan anak melakukan kegiatan yang mereka sukai ketika berada di rumah dan sempatkan waktu bermain bersama. Ciptakan suasana rumah yang nyaman dan bersih dari virus dan bakteri dengan Mama’s Choice Floor Cleaner yang diperkaya dengan antibakteri alami dari Chamomile, Rosemary, & Lavender.
Sebagai bentuk dukungan terhadap mama, Mama’s Choice mengajak ibu dan anak mengikuti digital activity “Siap Sekolah Saat Pandemi”. Caranya, cukup dengan menceritakan persiapan berangkat sekolah saat pandemi di instagram story dengan menggunakan template IG Story dari akun IG Mama’s Choice @mamaschoiceid.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi