Suara.com - Bertepatan dengan Hari Lansia Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Oktober, pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia mendukung percepatan vaksinasi untuk kalangan lanjut usia.
Melalui kemudahan akses vaksinasi, pemerintah mendorong perlindungan kesehatan lansia Indonesia sehingga mereka diharapkan tetap sehat, aman, dan terlindungi dari Covid-19.
"Kita ketahui bahwa wabah Covid-19 memang berdampak pada semua orang, terutama kepada para lansia sebagai kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih dalam proteksi kesehatannya," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, dalam pernyataan resmi, Jumat (1/10/2021), dikutip dari Antara.
Menurut Johnny, Hari Lansia Internasional yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum menumbuhka kesadaran dan perhatian masyarakat terkait kesejahteraan lansia, khususnya di masa pandemi Covid-19.
Untuk itu, pemerintah mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar terus mengampanyekan semangat peduli lansia dan membantu kebutuhan mereka pada masa sulit ini.
"Mari kita turut berkontribusi dalam percepatan vaksinasi yang merata, termasuk bagi anggota keluarga dan masyarakat kita yang termasuk kelompok lansia. Kita bantu mereka mengakses lokasi vaksinasi dan kita kawal pelaksanaanya," kata Johnny.
"Kaum lansia adalah para orangtua kita, yang harus kita rawat dan jaga kesehatannya. Saat kesehatannya terjamin, kita harapkan produktivitas dan kesejahteraan mereka pun akan meningkat,” kata Menkominfo.
Percepatan vaksinasi bagi 21,5 juta lansia masih terus digencarkan. Penambahan suntikan tiap harinya dilakukan agar vaksinasi terhadap lansia cepat rampung. Hal ini dilakukan tentunya agar lansia Indonesia tetap sehat, aman, dan terhindar dari akibat buruk Covid-19.
Per 30 September, sudah sekitar 30 persen dari sasaran lansia yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama atau setara 6,4 juta orang, dan sekitar 20 persen di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap.
Baca Juga: Sudah Cair, Ini Besaran Bansos KLJ, KPDJ dan KAJ Tahap III
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?