News / nasional
Rizki Nurmansyah | Stephanus Aranditio
Tangkapan layar kedatangan vaksin AstraZeneca tahap ke-73 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (22/9/2021). (ANTARA/Derma/GPRTV/Kominfo).

Suara.com - Indonesia kembali kedatangan sebanyak 705.300 dosis Vaksin AstraZeneca yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Jumat (1/10/2021).

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong mengatakan, vaksin AstraZeneca ini nantinya akan difokuskan untuk penyuntikan kepada kelompok lanjut usia (lansia).

"Mari kita dukung dan bantu perlindungan kesehatan mereka, dengan cara percepatan vaksinasi, agar terhindar dari gejala berat bahkan akibat buruk lain dari virus COVID-19,” kata Usman, Jumat (1/10/2021).

Sejauh ini baru sekitar 30 persen lansia mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama. Di dalamnya, sekitar 20 persen telah mendapatkan suntikan vaksin lengkap.

Baca Juga: Penelitian: Tak Divaksin, Makin Banyak Ibu Hamil Dilaporkan Masuk RS Akibat Covid-19

"Kita berharap, target vaksinasi lansia sebanyak 21.553.218 orang ini akan segera terlengkapi suntikan vaksinnya," ucapnya.

Dengan kedatangan vaksin tahap ke-82 ini, maka total vaksin yang sudah hadir di Indonesia dalam bentuk bahan baku (bulk) dan jadi adalah 275.559.850 dosis.

Diketahui, per 1 Oktober 2021, Indonesia telah menyuntikkan 92,161,001 dosis (44.25 persen) vaksin pertama dan 51,750,697 dosis (24.85 persen) vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Baca Juga: Kurang Tidur dan Gugup, Bocah 12 Tahun Pingsan Usai Vaksinasi Covid-19

Komentar