Suara.com - Tanda-tanda masalah kesehatan bisa sangat halus dan tak spesifik. Mengenali tanda-tanda masalah kesehatan sangat penting untuk mencegah keparahan dan merawatnya labih dini.
Melansir dari Times of India, berikut tanda-tanda masalah kesehatan pada pria yang tak boleh diabaikan, antara lain:
1. Kesulitan dan perubahan warna kencing
Setiap perubahan warna, tekstur urin, atau bahkan perbedaan frekuensi pergi ke kamar mandi memerlukan perhatian.
Misalnya, bercak darah dalam urin bisa menjadi tanda dari beberapa infeksi atau dalam beberapa kasus, menjadi salah satu tanda awal kanker prostat atau batu ginjal.
Merasa sering ingin buang air kecil juga bisa menjadi tanda infeksi kandung kemih, infeksi saluran kemih, diabetes, atau menunjukkan masalah ginjal atau jantung Anda.
2. Nyeri di dada dan mengalami kesulitan bernapas
Mengalami nyeri dada dan kesulitan bernafas bisa jadi tanda masalah jantung. Sementara serangan jantung mendadak dikaitkan dengan rasa sakit yang menusuk di dada dan bahu, orang-orang yang memiliki masalah mendasar atau memiliki masalah jantung dapat terus mengalami gejala seperti itu berhari-hari.
Oleh karena itu, setiap nyeri dada yang tidak biasa, masalah pernapasan, keringat berlebih atau masalah detak jantung yang tidak menentu harus segera diperiksa.
Baca Juga: Survei: Hampir Separuh Populasi Eropa Alami Masalah Kulit, Kenapa?
3. Munculnya tahi lalat atau benjolan yang tidak biasa di alat kelamin
Meskipun kita semua sering merasa tidak nyaman ketika berbicara tentang alat kelamin, sangat penting bagi kita untuk memperhatikan dan tidak mengabaikan kesehatan dan kesejahteraan reproduksi.
Penting untuk memeriksa adanya benjolan atau tahi lalat di sekitar penis atau testis yang dapat menjadi penyebab kanker.
4. Disfungsi ereksi
Disfungsi ereksi adalah masalah umum yang dihadapi pria seiring bertambahnya usia, tetapi banyak pria tak mengenali tanda-tanda awalnya.
Menurut para ahli, sekitar 70 persen kasus disfungsi terkait dengan kondisi kesehatan lain seperti gagal ginjal, gangguan neurologis, diabetes yang tidak terkontrol atau parah, alkoholisme, atau segala bentuk kecanduan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026