Suara.com - Kadar gula darah dapat berubah sepanjang hari, tetapi menjaganya agar tetap normal merupakan kunci pentingnya. Masing-masing orang juga memiliki kadar gula darah yang berbeda.
Berdasarkan National Institute for Clinical Excellence (NICE), kadar gula sebelum makan harus 4,0 hingga 5,9 mmol/L. Tetapi kisaran ini berbeda pada penderita diabates, yang bisa mencapai 4 hingga 7 mmol/L.
Bagi orang tanpa menderita diabetes, kadar gula setelah makan harus di bawah 7,8 mmol/L, sementara penderita diabetes tipe 2 harus di bawah 8,5 mmol/L dan untuk penderita diabetes tipe 1 harus 5 sampai 9 mmol/L.
Tetapi jika Anda bukan penderita diabetes dan kadarnya gula darah berada dalam kisaran tinggi, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkannya.
Berikut beberapa hal yang dapat menurunkan kadar gula darah, dilansir The Sun.
1. Jus buah delima
Sebuah penelitian menemukan bahwa minum jus delima dapat menurunkan kadar gula darah dalam 15 menit. Peserta studi ini adalah orang sehat bukan penderita diabetes.
2. Berjalan-jalan
Terapis nutrisi di Opttibac Probiotics, Kerry Beeson, mengatakan cara sederhana dan gratis untuk menurunkan kadar gula darah adalah dengan berjalan-jalan.
Baca Juga: Awas! Sakit Gigi Bisa Berujung Pada Penyakit Diabetes, Ini Penjelasannya
"Menggerakkan otot dapat merangsang penyerapan glukosa dari aliran darah. Pada akhirnya akan menurunkan kadarnya. Cobalah berjalan kaki seusai makan untuk mencegah lonjakan gula darah yang sering dialami setelah makan," tutur Beeson.
3. Menghilangkan stres
Bagi orang yang tidak suka berjalan-jalan, dapat melakukan kegiatan lain yang juga dapat menghilangkan stres. Misalnya, yoga.
Menurutnya, yoga terbukti bisa menurunkan kadar gula darah.
"Ada hubungan yang rumit antara stres dan gula darah. Tetapi berlatih meditasi dan memerhatikan menu makan telah terbukti dapat menjaga keseimbangan gula darah dalam beberapa penelitian," sambung Beeson.
4. Membatasi asupan gula
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026