Suara.com - Cukup sulit untuk mengetahui berapa banyak keguguran yang terjadi. Sebab, kondisi ini terkadang dapat terjadi sebelum sang ibu mengetahui bahwa dirinya hamil.
Tetapi, perkiraannya keguguran terjadi pada satu dari empat kehamilan yang diketahui, dengan 85% di antaranya terjadi pada trimester pertama (minggu pertama hingga ke-12).
Sementara keguguran terlambat dapat terjadi antara minggu ke-13 hingga ke-24 kehamilan. Tetapi jenis ini sangat jarang terjadi, lapor Tommy's Organization.
Risiko keguguran memang berbeda pada tiap wanita, tergantung pada usia mereka saat hamil. Yakni:
- Risiko wanita di bawah 30 tahun adalah satu banding 10 kasus keguguran
- Risiko wanita 35 hingga 39 tahun adalah dua dari 10 kasus keguguran
- Sementara di atas 45 tahun, perbandingan risikonya adalah 5 dari 10 kasus keguguran
Apa saja tanda keguguran?
Tanda utama dari keguguran adalah keluarnya darah dari vagina, yang biasanya diikuti kram dan nyeri perut bagian bawah.
Pendarahan vagina merupakan gejala yang paling umum. Tetapi bisa bervariasi pada setiap wanita. Ada yang bercak ringan hingga pendarahan berat. Tanda lainnya adalah kram atau sakit perut.
Belum ada pengetahuan mengapa keguguran dini terjadi. Namun, dalam beberapa kasus, ini disebabkan oleh masalah genetik atau kromosom pada janin yang sedang berkembang.
Baca Juga: Baru Umumkan Kehamilan Pertama, Intip 10 Potret Mesra Siti Badriah dan Suami
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI