Health / konsultasi
Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Rusia kembali melaporkan jumlah kasus Covid-19 harian tertinggi. Bahkan, jumlah itu lebih dari 70 persen dari bulan lalu.

Ini karena negara tersebut menghadapi peningkatan kasus yang berkelanjutan.

Gugus tugas virus corona nasional pada hari Minggu mengatakan 34.303 infeksi baru dicatat pada hari sebelumnya, dibandingkan dengan 20.174 yang dilaporkan pada 19 September.

Korban meninggal tercatat 999 hampir tidak lebih rendah dari rekor 1.002 kematian yang dilaporkan pada hari Sabtu.

Baca Juga: 10 Kelurahan dan 1 Kecamatan di Jakarta Barat Masuk Zona Hijau COVID-19

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Pihak berwenang Rusia telah mencoba untuk mempercepat laju vaksinasi dengan berbagai cara mulai dari bonus, dan insentif lainnya.

Tetapi skeptisisme vaksin yang meluas dan sinyal yang bertentangan dari para pejabat menghalangi upaya tersebut.

Pemerintah mengatakan minggu ini bahwa sekitar 43 juta orang Rusia, atau sekitar 29 persen dari hampir 146 juta penduduk negara itu, telah divaksinasi sepenuhnya.

Meskipun jumlah korban meningkat, Kremlin telah mengesampingkan penguncian nasional baru seperti yang dilakukan di awal pandemi yang sangat merugikan ekonomi, mengikis popularitas Presiden Vladimir Putin.

Sebaliknya, ia telah mendelegasikan kekuatan untuk menegakkan pembatasan virus corona kepada otoritas regional.

Baca Juga: Lewat Program Televisi, New South Wales Bisa Percepat Pemulihan Pariwisata Pasca-Lockdown

Beberapa dari 85 wilayah Rusia telah membatasi kehadiran di acara publik besar dan akses terbatas ke teater, restoran, dan tempat lainnya.

Komentar