Suara.com - Tiap anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda. Namun jika seorang anak tertinggal jauh dari teman sebayanya, bisa dicurigai sebagai tanda disleksia.
Dikutip dari Fatherly, disleksia dipahami sebagai kesulitan dalam pemrosesan fonologis, yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berbicara, membaca, dan mengeja.
Dengan kata lain, penderita disleksia mengalami kesulitan memperhatikan fonem, suara khas terkecil yang membentuk kata.
Salah satu gejala disleksia yang paling jelas adalah kesulitan membaca, terutama mempelajari huruf dan suara yang mereka buat. Tapi ada banyak tanda lain dari disleksia, antara lain:
- Memiliki ejaan yang buruk
- Kesulitan belajar bahasa asing
- Kesulitan memperhatikan
- Kecemasan, terutama tentang membaca nyaring di kelas
- Kesulitan dengan pencarian kata, atau memikirkan dan mengucapkan kata yang ingin Anda katakan
- Mencampur kata-kata yang terdengar serupa saat berbicara, seperti konstan dan konsisten
Perbedaan antara pembaca biasa dan pembaca disleksia bisa mulai terlihat di kelas 1 SD. Semakin cepat seorang anak disleksia didiagnosis dan mulai menerima pengobatan, semakin baik kemajuan keterampilan membaca mereka.
Di sisi lain, orang sering menstigma bodoh anak disleksia karena kemampuan belajar mereka. Namun, mereka memiliki kelebihan lain yang unik dan sangat penting bagi orang dewasa untuk menyorotinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari