Suara.com - Dokter Zaidul Akbar mengungkap protokol makan yang baik untuk kesehatan, serta dianjurkan dalam Islam untuk menghindari penyakit.
Protokol makan tersebut yakni makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Sehingga tolok ukur makan yaitu bukan tiga kali sehari.
"Kalau ikuti pedoman, banyak penyakit yang degeneratif bisa hilang dengan pedoman yang murah dan gratis," tuturnya dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Kamis (21/10/2021).
Protokol makan ini penting dilakukan mengingat menurut dr. Zaidul, saat ini banyak orang memiliki penyakit di tubuh karena ketidakmampuan mengontrol pola makan yang berlebihan.
Alhasil penyakit jantung, stroke, diabetes, hipertensi hingga gagal ginjal pada umumnya disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak terkontrol.
Dokter pencetus jurus sehat rasulullah (JSR) itu menerangkan bahwa, protokol makan ini sebenarnya sudah diatur dalam alquran surat Al-Araf ayat 31 yang menyebutkan untuk tidak makan dan minum yang berlebihan.
Jika protokol makan ini bisa diterapkan, maka secara otomatis tubuh bisa mendetoksifikasi atau membersihkan racun dan penyakit dengan sendirinya.
"Jadi tubuh kita diberikan kemampuan detoksifikasi dirinya sendiri, untuk bersihkan dirinya sendiri, untuk memakan sel-sel yang rusak," pungkasnya.
Adapun cara untuk mendetoksifikasi tubuh dari racun, selain protokol makan ala dr. Zaidul bisa ditambah cukup mengonsumsi air putih minimal 8 hingga 10 gelas per hari.
Baca Juga: Jarang Gerak dan Banyak Makan, Waspadai Risiko Osteoporosis
Selain itu racun juga bisa keluar melalui keringat, maka aktivitas yang bisa mengeluarkan keringat seperti olahraga dan aktif bergerak juga disarankan.
Ditambah rutin mengonsumsi buah dan sayur juga dianjurkan. Ini karena buah dan sayur kaya antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas dari udara yang merusak tubuh.
Antioksidan juga ampuh mencegah kanker karena mampu meregenerasi atau memperbaharui sel tubuh. Sehingga bukan hal aneh, mengonsumsi buah dan sayur kerap membuat penikmatnya terlihat awet muda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren