Suara.com - Vaksin Moderna diklaim aman dan efektif untuk anak usia 6 hingga 12 tahun, dan hasilkan antibodi lebih tinggi dari orang dewasa.
Hal ini diumumkan langsung oleh pihak perusahaan pada Senin, 25 Oktober 2021 kemarin.
Mengutip Live Science, Selasa (26/10/2021) klaim ini disampaikan perusahaan bersama dengan pengumuman hasil uji klinis efektivitas dan keamanan vaksin yang dilakukan terhadap 5.700 anak berusia 6 bulan hingga 12 tahun.
Dari total peserta anak itu, 4.700 di antaranya adalah anak yang berusia 6 hingga 12 tahun diberikan vaksinasi lengkap dua dosis, dengan jarak 28 hari antardosis.
Namun berbeda dengan orang dewasa, dosis yang diberikan kepada anak ini adalah setengah dari dosis orang dewasa, yakni 0,5 mL dengan masing-masing dosis 0,25 mL. Sedangkan dosis pada orang dewasa yakni 1 mL, dengan masing-masing dosis 0,5 mL.
Peneliti mendapatkan hasil bahwa vaksin mampu ditoleransi dengan baik, dan efek sampingnya serupa dengan apa yang dialami remaja dan dewasa yang diberikan vaksin serupa.
Adapun sebagian besar efek samping yang paling umum dirasakan adalah kelelahan, sakit kepala, demam, dan nyeri di tempat suntikan.
Peneliti juga menemukan bahwa vaksin Moderna untuk anak ini memicu respon imun yang cukup kuat, satu bulan usai dosis kedua diberikan.
Bahkan anak-anak memiliki tingkat antibodi 1,5 kali lebih tinggi, dibanding antibodi yang didapatkan dewasa muda usai dosis kedua diberikan.
Baca Juga: Wanita Alami Ulkus Vagina Usai Suntik Vaksin Covid-19, Ini Kata Dokter!
Sebelumnya Moderna telah mengirimkan data ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) AS, yakni FDA untuk mendapatkan izin penggunaan darurat atau EUA vaksin Moderna untuk anak berusia 12 hingga 17 tahun, namun belum mendapatkan tanggapan.
Selanjutnya, Moderna juga berencana mengirimkan data terbaru ini vaksin Moderna untuk anak 6 hingga 12 tahun ke FDA, dan mengajukan izin kepada otoritas obat di seluruh dunia lainnya.
Selanjutnya peneliti akan terus memantau peserta anak 6 hingga 12 tahun penerima vaksin Moderna selama 12 bulan setelah dosis kedua diberikan, untuk melihat efek perlindungan dan keamanan jangka panjang.
Saat ini vaksin Moderna di Amerika dan di seluruh dunia masih terbatas digunakan untuk dewasa berusia 18 tahun ke atas.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga