Suara.com - Dokter spesialis anak mengingatkan orangtua pentingnya menjaga kesehatan saluran cerna anak di 1000 hari pertama kehidupan, ini karena saluran cerna adalah otak kedua anak.
Hal ini diungkap Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi, SpA, dalam acara diskusi Bebemoms Comunity Day beberapa waktu lalu. Ia mengatakan di 1000 hari pertama kehidupan, perkembangan otak anak bertumbuh dengan pesat.
"Otak anak pada 1000 hari pertama pertumbuhan, atau sampai 2 tahun sejak kehamilan, itu pertumbuhan otak 70 sampai 80 persen," ujar dr. Reza.
Bahkan menurut dr. Reza, saking pesatnya dari pertumbuhan otak anak, dari yang sangat kecil dan sedikit isinya, saat ia menginjak usia 2 tahun, ukuran otak anak sudah serupa dengan orang dewasa.
Ia menambahkan, saluran cerna sangat berperan membentuk serabut otak, yakni jaringan yang mempersatukan antara bagian satu sel otak dan sel otak lainnya.
Serabut otak inilah yang sangat mempengaruhi kemampuan analisis anak dalam mengolah informasi yang ia dapatkan.
"Jadi fungsinya kemampuan anak lebih tinggi, kemampuan anak menganalisis, dia tidak hanya tahu tapi bisa menganalisis sesuatu," paparnya.
Sehingga melalui pencernaan yang sehat, maka perkembangan otak lebih maksimal karena nutrisi yang diberikan untuk kesehatan otak bisa dengan mudah terserap.
Tapi apabila saluran cerna anak tidak dijaga dengan baik, maka usaha orangtua memberikan nutrisi yang baik akan percuma.
Baca Juga: Hati-Hati, Bahan Kimia pada Mainan Bisa Pengaruhi Perkembangan Otak Anak
"Dengan otak yang baik, anak akan jadi pintar, daya ingatnya baik, kemudian kemampuan analisis dan panca indranya akan berkembang dengan sempurna," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?