Suara.com - Kasus positif Covid-19 di dunia telah bertambah 459.910 kasus dalam 24 jam terakhir. Angka kematian juga bertambah 7.350 jiwa dalam waktu yang sama.
Akibat penambahan tersebut, total kasus Covid-19 di secara global menjadi 248,74 juta kasus dengan 5,03 juta kematian, data pada situs worldometers per Kamis (4/11) pukul 07.30 WIB.
Kasus baru paling banyak dilaporkan Amerika Serikat dengan 72.130 kasus. Disusul Inggris 41.299 kasus dan Rusia 40.443 kasus.
Sedangkan kematian harian paling banyak terjadi di Amerika Serikat dan Rusia. Kedua negara tersebut sama-sama melaporkan lebih dari seribu kematian. AS melaporkan 1.349 kematian, sedangkan Rusia 1.189 kematian.
Lonjakan Kasus Pada Remaja di Korea Selatan
Korea Selatan alami lonjakan kasus Covid-19 pada kelompok remaja, beberapa minggu sebelum rencana dibukanya kembali sekolah secara nasional. Pemerintah berencana akan meningkatkan tes virus corona di sekolah-sekolah.
Lonjakan itu terjadi ketika pelonggaran jarak sosial baru secara bertahap diberlakukan mulai Senin (1/11), sebagai bagian dari rencana Korea Selatan untuk mulai hidup normal di tengah angka vaksinasi yang tinggi.
Korea Selatan telah sepenuhnya memvaksinasi hampir 90 persen dari populasi orang dewasa. Tetapi baru mulai memvaksinasi anak-anak berusia 12-17 tahun dalam beberapa pekan terakhir.
"Ada kekhawatiran cluster baru telah meningkat, berpusat pada fasilitas pendidikan seperti pusat bimbingan belajar swasta dan sekolah," kata Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Jeon Hae-cheol, dikutip dari Channel News Asia.
Baca Juga: Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 di Sulawesi Utara Tak Sampai 1 Persen
Pemerintah akan memperluas penggunaan tes diagnostik reaksi rantai polimerase portabel (PCR) Covid-19 di sekolah-sekolah di Seoul dan wilayah sekitarnya. Juga memobilisasi lebih banyak personel pencegahan virus di sekolah-sekolah yang penuh sesak.
Rencananya, Korea Selatan akan membuka kembali sekolah secara nasional mulai 22 November.
Namun, negara itu melaporkan 2.667 kasus baru pada Selasa (2/11), meningkat lebih dari 1.000 dari hari sebelumnya. Hampir seperempat dari kasus baru tersebut ditemukan pada remaja.
"Para remaja menghabiskan banyak waktu dalam kehidupan komunal seperti sekolah dan pusat bimbingan belajar, mereka juga aktif dalam kegiatan sosial," kata Son Young-rae, pejabat senior kementerian kesehatan.
Ia memperkirakan, kasus positif Covid-19 pada remaja masih akan meningkat seiring dilakukannya tes massal.
Meski begitu, Korea Selatan belum melihat peningkatan secara signifikan dalam kasus sakit parah di kalangan remaja. Sekitar satu dari 378 pasien Covid-19 parah yang dirawat di rumah sakit. Korea Selatan juga melaporkan tingkat kematian yang relatif rendah yaitu 0,78 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS