Suara.com - Mantan petinju Mike Tyson mengatakan kepada The New York Post bahwa ia serasa akan 'meninggal' ketika pertama kali mencoba racun katak Gurun Sonora sebagai psikedelik.
Psikedelik merupakan kelompok obat yang dapat memicu halusinasi.
Penggunaan racun dari hewan amfibi Meksiko ini termasuk ke dalam obat ilegal di Amerika Serikat, tetapi legal di Meksiko dan Kanada. Racunnya menyebabkan dampak obat psikoaktif saat dihisap.
Tyson menceritakan ia mengonsumsinya setelah seorang teman menyarankannya untuk mencoba obat tersebut empat tahun lalu, ketika ia sedang tidak bahagia dan kelebihan berat badan.
"Aku melakukannya sebagai tantangan. Aku menggunakan obat-obatan berat seperti kokain. Jadi, mengapa tidak? Ini dimensi lain," tuturnya, dilansir Insider.
Suami Lakiha Spicer ini mengaku dirinya sedang merasa hancur sebelum mencoba racun kodok.
"Lawan terberat yang pernah aku hadapi adalah diriku sendiri. Aku memiliki harga diri yang rendah. Orang dengan ego besar sering mengalaminya, harga diri rendah. Kami menggunakan ego kami untuk mendorong perilaku itu. Racun katak melucuti ego," sambungnya.
Ia melanjutkan, "Aku 'mati' selama percobaan pertamaku. Dalam percobaan, aku melihat bahwa kematian itu indah. Hidup dan mati keduanya harus indah, tetapi kematian memiliki reputasi buruk. Racun katak telah mengajariku bahwa aku tidak akan berada di sini (dunia) selamanya. Ada tanggal kedaluwarsa."
Tyson mengatakan ia sudah menggunakan racun katak sebanyak 53 kali. Lelaki 55 tahun ini mengaku hidupnya berbalik setelah mengonsumsinya.
Baca Juga: Coba Rebut Senjata Petugas, Kurir Narkoba di Kampar Tewas Ditembak
Dia kehilangan berat badan dalam tiga bulan, mulai bertinju lagi dan menjalin komunikasi dengan istri serta anak-anaknya.
"Itu membuatku lebih kreatif dan membantu aku fokus. Orang melihat perbedaan (dalam dirku). Aku melihat dunia secara berbeda," imbuhnya.
Selain itu, Tyson mengaku dirinya mulai merokok ganja setelah pensiun.
Kini, ia memiliki tempat budidaya katak Gurun Sonora di California Selatan, tempat ia juga menanam ganja. Tyson juga berkerja sama dengan beberapa perusahaan ganja dan mengadvokasi penggunaan psikedelik dalam pengobatan.
"Aku berjuang agar psikedelik dapat menjadi obat yang dapat dibeli tanpa resep. Aku belum selesai. Aku ingin berbuat lebih banyak. Aku ingin menjadi yang terbaik dalam bidang ini," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi