Suara.com - Banyak orang kerap mengalami asam lambung naik menjelang tidur. Kondisi ini tentu saja menggangu dan membuat sulit untuk tidur. Namun, hal ini bisa diantisipasi dengan mudah, kok. Caranya, cukup dengan mengubah posisi tidur. Lalu, posisi tidur bagaimana yang disarankan?
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Tapi, ada satu minuman dari buah-buahan yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Satu minuman dari buah-buahan ini telah terbukti mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dengan mengontrol tekanan darah tinggi dan fungsi pembuluh darah. Apa itu?
Selengkapnya, simak lewat tautan di bawah ini, ya!
1. Asam Lambung Naik Saat Mau Tidur, Begini Saran Dokter Mengatasinya
Banyak orang kerap mengalami naiknya asam lambung menjelang tidur. Kondisi ini tentu saja menggangu dan membuat sulit untuk tidur.
Namun, sebenarnya hal itu bisa diatasi dengan menerapkan posisi tidur naik 30 derajat. Menurut dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Niken Ageng Rizki, Sp.THT-KL saat asam lambung naik, posisi tidur tidak boleh terlentang rata.
2. Turunkan Tekanan Darah Tinggi dalam 2 Jam, Cobalah Minuman Ini!
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Tapi, ada satu minuman dari buah-buahan yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Baca Juga: Tekanan Darah Tinggi Tingkatkan Risiko Epilepsi 2 Kali Lipat, Kok Bisa?
Satu minuman dari buah-buahan ini telah terbukti mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dengan mengontrol tekanan darah tinggi dan fungsi pembuluh darah.
3. Vaksin Booster Covid-19 Bakal Disuntikkan Setiap Tahun? Satgas IDI Beri Penjelasan
Penyuntikkan vaksin booster alias vaksin Covid-19 dosis ketiga kian gencar dilakukan di seluruh dunia, seiring terjadinya lonjakan kasus Covid-19.
Indonesia sendiri telah mulai memberikan suntikan ketiga vaksin tersebut, namun baru diprioritaskan kelompok tertentu termasuk tenaga kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak
-
Rahasia Sendi Kuat di Usia Muda: Ini Nutrisi Wajib yang Perlu Dikonsumsi Sekarang