Suara.com - Ada banyak masalah kesehatan yang bisa dideteksi melalui kondisi mulut Anda. Sayangnya, pandemi virus corona Covid-19 ini membuat banyak orang lebih jarang melakukan pemeriksaan mulut dan gigi.
Menurut Dr Azad Erumlu dilansir dari Metro UK, mulut bisa menjadi indikator utama yang bisa mendeteksi masalah kesehatan Anda. Dokter gigi biasanya memperhatikan itu ketika melakukan pemeriksaan.
Karena banyak orang melewatkan pemeriksaan mulut dan gigi selama pandemi, Dr Azad memberi tahu beberapa masalah kesehatan mulut dan gigi yang perlu diwaspadai.
1. Gusi berdarah
Gusi berdarah bisa terjadi karena Anda terlalu keras menyikat gigi atau flossing. Tapi, gusi yang sering berdarah setelah sikat gigi bisa mengindikasikan penumpukan plak.
Plak terbentu ketika air liur bercampur dengan sisa makanan dan membentuk lapisan lengket pada gigi. Plak mengandung bakteri yang bisa mengiritasi gusi dan menyebabkan gusi meradang serta berdarah.
Ada beberapa penyebab gusi berdarah, termasuk kekurangan vitamin, perubahan hormon pada wanita, obat-obatan tertentu dan pola makan yang buruk.
2. Menggertakan gigi
Kebiasaan menggertakan gigi ketika tidur bisa terjadi karena gigi tidak rata. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk kurang tidur, stres atau kecamasan sebagai efek samping dari obat-obatan tertentu.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Antivirus Nabati untuk Lawan Varian Virus Corona Covid-19
Sedangkan, kebiasaan ini bisa membuat Anda sakit gigi, sakit kepala atau leher, dan bahu kaku ketika bangun tidur. Selain itu, gigi Anda juga akan aus atau retak seiring waktu.
3. Lidah berwarna putih
Anda mungkin pernah mengalami lidah berwarna putih, tetapi sering diabaikan. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda masalah kesehatan mendasar.
Karena, benjolan kecil yang melapisi lidah, yakni papilla bisa meradang sehingga menjebak makanan, bakteri dan sel-sel kulit mati yang mengubahnya menjadi berwarna putih.
4. Bisul
Bisul juga bisa menandakan masalah kesehatan lainnya. Dr Azad mengatakan seringkali orang mengalami bisul karena kelelahan dan biasanya sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem