Suara.com - Liver atau hati merupakan organ terbesar kedua di dalam tubuh. Salah satu fungsi utamanya adalah untuk membuang racun berbahaya. Selain itu, hati juga memproses makanan, memproduksi empedu, membantu menjaga kadar gula, dan lainnya.
Ada berbagai faktor yang dapat merusak hati, seperti virus, konsumsi alkohol, hingga obesitas.
Berdasarkan Express UK, salah satu suplemen yang dinilai efektif menjaga kesehatan hati adalah milk thistle. Obat herbal ini bertindak sebagai antioksidan, diyakini dapat mengurangi kerusakan akibat radikal bebas pada hati setelah obat ini memetabolsme zat beracun.
Ada senyawa aktif dalam tanaman milk thistle yang disebut silymarin. Riset di laboratorium menunjukkan bahwa kandungan ini terbukti membantu mengurangi peradangan, meregenerasi jaringan hati, dan melindungi sel-sel hati dari kerusakan.
Sebuah tinjuan pada 2020 yang terbit dalam Advances in Therapy menemukan bahwa penderita penyakit hati berlemak alkohol dan non-alkohol, termasuk penderita dengan sirosis, mengalami penurunan signifikan dalam risiko kematian setelah mengonsumsi suplemen milk thistle.
Studi juga menunjukkan bahwa milk thistle menurunkan kadar insulin puasa untuk penderita diabetes dan penderita sirosis hati alkoholik.
Selama ini, milk thistle telah dipromosikan sebagai suplemen untuk hepatitis, sirosis, penyakit kuning, diabetes, dan gangguan pencernaan.
"Dengan sejarah ratusan tahun sebagai pengobatan berbagai gangguan hati dan masalah kandung empedu, milk thistle menjadi semakin populer sebagai penyokong fungsi hati yang sehat," tulis Pharmacy Today.
Manfaat antioksidan milk thistle dihasilkan dari kemampuannya menghambat radikal bebas yang berasal dari metabolisme zat beracun. Selain itu, tanaman ini juga bisa berfungsi sebagai agen antifibrotik.
Baca Juga: Tak Cuma untuk Kulit, Suplemen Kolagen Juga Bermanfaat bagi Kepadatan Tulang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut