Suara.com - 3 Desember selalu diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional atau International Day of Persons with Disabilities (IDPD).
Hari tersebut dianggap sebagai momen terbaik mengingatkan hak para disabilitas untuk diberikan kesempatan berkarya dan berkarir selaiknya orang normal pada umumnya.
Berikut fakta menarik yang berhasil dirangkum Suara.com, Jumat (3/12/2021) terkait kaum disabilitas dan sejarah Hari Disabilitas Internasional.
1. Mayoritas Tinggal di Negara Berkembang
Pada Hari Disabilitas Internasional 2021, United National mengeluarkan data bahwa dari total 7 miliar penduduk dunia, 15 persen di antaranya adalah orang dengan disabilitas.
Mirisnya 80 persen dari total orang dengan disabilitas itu, mereka tinggal di negara berkembang.
2. Peringatan Dimulai sejak 1992
Sejarah awal mulanya Hari Disabilitas diperingati pada 1922, dan diproklamasikan oleh resolusi Majelis Umum PBB 47/3. Tujuannya untuk meningkatkan awarness terkait hak dan kesejahteraan para penyandang disabilitas di semua bidang kehidupan masyarakat.
Sehingga para penyandang disabilitas harus dilibatkan dalam setiap aspek kehidupan seperti politik, sosial, ekonomi dan budaya.
3. Tema Peringatan Hari Disabilitas 2021
Tema IDPD di 2021 ini, yakni tentang partisipasi dan keterlinatan penyandang disabilitas menuju dunia pascaCovid-19. Lewat tema ini, harapannya para penyandang disabilits mendapat fasilitas inklusif, mudah diakses dan terus menerus diterapkan atau berkelanjutan.
4. Digelar Secara Virtual
Lantaran masih dalam rangka pandemi, PBB memperingati hari disabiliits secara virtual, sekaligus menyampaikan pesan untuk mengurangi ketimpangan melalui teknologi.
Harapannya, jangan sampai di era digital saat ini teknologi jiga menjadi tempat yang jugas tidak ramah. Apalagi di era digital, seperti media sosial yang harus turut mendukung para penyandang disabilitas.
Baca Juga: Hari Disabilitas Internasional, Ini 5 Pesan Penting dari WHO Tentang Disabilitas
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi