Suara.com - Kabar duka datang dari dunia politik Indonesia. Haji Lulung meninggal dunia karena serangan jantung, Selasa, (14/12/2021).
Sebelum meningga dunia, Haji Lulung sempat dirawat di Rumah Sakit Harapan kita karena serangan jantung yang ia alami. Kondisinya sempat membaik.
Namun, Anggota DPR RI dari fraksi PPP, Achmad Baidowi. Ia menyebut Haji Lulung wafat Selasa (14/12/2021) siang. Lantas sebenarnya apa yang bisa membuat seorang yang terkena serangan jantung meninggal?
Salah satu yang membuat soerang dengan serangan jantung meninggal ialah komplikasi. Komplikasi sering dikaitkan dengan kerusakan yang terjadi pada jantung selama serangan jantung.
Hal itu dapat menyebabkan:
Irama jantung yang tidak normal (aritmia).
"Hubungan pendek" listrik dapat berkembang, menghasilkan irama jantung yang tidak normal, beberapa di antaranya bisa serius, dan dapat menyebabkan kematian.
Gagal jantung.
Serangan jantung dapat merusak begitu banyak jaringan jantung sehingga otot jantung yang tersisa tidak dapat memompa cukup darah keluar dari jantung Anda. Gagal jantung bisa bersifat sementara, atau bisa menjadi kondisi kronis akibat kerusakan yang luas dan permanen pada jantung.
Baca Juga: Pekerja Migran Asal Sampang Meninggal Akibat Serangan Jantung
Serangan jantung mendadak.
Tanpa peringatan, jantung Anda berhenti karena gangguan listrik yang menyebabkan irama jantung tidak normal (aritmia). Serangan jantung meningkatkan risiko serangan jantung mendadak, yang dapat menyebabkan kematian tanpa perawatan segera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem