Suara.com - Musim dingin bisa berdampak buruk pada beberapa bagian tubuh, mulai dari kulit hingga otot. Karena itu, jaga kesehatan tubuh selama musim dingin tidak hanya soal meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan pola makan sehat.
Karena, kesehatan otot juga sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kesejahteraan fisik selama musim dingin.
Menurut Julie Jennings, ahli postur tubuh dan terapis okupasi, posturtubuh menjadi lebih buruk selama bulan-bulan musim dingin.
Karena, kebanyakan orang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rungan dan hanya duduk berdiam diri selama musim dingin. Hal itulah yang berdampak buruk pada postur tubuh.
Selain itu, penurunan suhu juga bisa berdampak pada postur tubuh. Karena, respons alami tubuh adalah meringkuk saat kedinginan guna menghangatkan tubuh.
"Orang-orang mungkin juga mengalami lebih banyak sakit dan nyeri tubuh selama musim dingin," kata Julie dikutip dari Express.
Berikut ini, beberapa cara mencegah semua kondisi itu terjadi selama musim dingin.
1. Cara mencegah nyeri bahu dan leher
Julie mengatakan postur tubuh yang buruk bisa menyebabkan tulang belakang Anda memburuk seiring waktu, yang menyebabkan rasa sakit dan nyeri di leher, punggung dan bahu.
Baca Juga: Lockdown Saat Covid-19 Berpotensi Meningkatkan Intensitas Nyeri pada Wanita
Saat duduk, sebisa mungkin hindari membungkuk dan pastikan Anda duduk dalam posisi ke atas dengan bahu rileks dan kaki rata di tanah.
2. Cara mencegah sakit pinggul
Nyeri pinggul dapat menyebabkan orang tidak nyaman ketika jalan dan duduk. Sehingga, kondisi ini memungkinkan mereka lebih sering membungkuk dan menyilangkan kaki.
Julie merekomendasikan Anda untuk menyesuaikan postur tubuh ketika duduk dan hindari olaharaga yang memperburuk nyeri pinggul.
3. Cara mencegah sakit lutut
Postur tubuh yang baik sangat penting untuk keselarasan sendi di tubuh, terutama lutut. Jika Anda tidak mempraktikkan postur tubuh yang buruk, otot dan tendon Anda mungkin akan menegang dan menyebabkan rasa sakit, serta nyeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026