Suara.com - Jika Anda menderita penyakit gula atau diabetes, tubuh Anda tidak dapat memproses dan menggunakan glukosa dengan benar dari makanan yang Anda makan. Adapun ciri-ciri penyakit gula dan jenis-jenisnya seperti berikut ini.
Diketahui, penyakit gula atau diabetes terjadi ketika tubuh Anda tidak mampu mengambil gula (glukosa) ke dalam sel dan menggunakannya untuk energi, sehingga menyebabkan penumpukan gula yang berlebihan dalam aliran darah.
Jenis-jenis Penyakit Gula
Penting untuk mengetahui jenis-jenis penyakit gula. Adapun jenis-jenisnya yaitu sebagai berikut:
1. Diabetes tipe 1
Tipe ini merupakan penyakit autoimun, artinya tubuh Anda menyerang dirinya sendiri. Dalam hal ini, sel-sel penghasil insulin di pankreas Anda dihancurkan.
2. Diabetes tipe 2
Diabetes tipe ini yang paling umum. Pada diabetes tipe ini, tubuh Anda tidak membuat cukup insulin atau sel-sel tubuh Anda tidak merespons insulin secara normal.
3. Pradiabetes
Baca Juga: Kontrol Diabetes hingga Atasi DBD, Minumlah Ramuan Tanaman Bratawali!
Tipe ini adalah tahap sebelum diabetes tipe 2. Kadar glukosa darah Anda lebih tinggi dari normal tetapi tidak cukup tinggi untuk secara resmi didiagnosis dengan diabetes tipe 2.
4. Gestational diabetes
Tipe ini berkembang pada sejumlah wanita pada masa kehamilan dan biasa akan hilang setelah kehamilan. Akan tetapi, jika Anda terkena diabetes gestasional, maka Anda berisiko tinggi terserang bdiabetes tipe 2.
Berikut Ciri-ciri Penyakit Gula
Untuk mengetahui tubuh kita kelebihan gula atau tidak, simak berikut ini ciri-ciri penyakit gula yang penting untuk diketahui melansir dari berbagai sumber, Kamis (23/12/2021).
- Meningkatnya rasa haus
- Lemah, perasaan lelah
- Penglihatan kabur
- Kesemutan atau mati rasa di bagian tangan atau kaki
- Luka atau luka yang lambat sembuh
- Penurunan berat badan yang tidak direncanakan
- Sering buang air kecil
- Infeksi yang sering terjadi tanpa sebab yang jelas
- Mulut kering
Selain ciri-ciri yang sudah disebutkan di atas, ada ciri-ciri lainnya. Adapun ciri-cirinya yaitu pada wanita, seperti kulit kering dan gatal, dan sering mengalami infeksi jamur atau infeksi saluran kemih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS