Suara.com - Tekanan darah tinggi (hipertensi) bisa berbahaya jika tidak diobati. Ini dapat menempatkan Anda pada risiko stroke, gagal jantung, gagal ginjal, dan masalah medis lainnya. Adapun ciri-ciri darah tinggi yaitu sebagai berikut.
Diketahui, tekanan darah adalah pengukuran tekanan atau kekuatan darah yang mendorong dinding pembuluh darah. Ketika Anda menderita hipertensi (tekanan darah tinggi), itu berarti tekanan terhadap dinding pembuluh darah di tubuh Anda secara konsisten terlalu tinggi.
Tekanan darah tinggi sering disebut "silent killer" karena Anda mungkin tidak menyadari bahwa ada sesuatu yang salah, tetapi kerusakan masih terjadi di dalam tubuh Anda. Untuk itu, penting untuk selalu cek kesehatan Anda.
Untuk mengetahui apakah Anda menderita darah tinggi atau tidak, Anda bisa perhatikan ciri-ciri darah tinggi berikut ini yang dilansir dari situs Medical News Today, Jumat (24/12/2021).
Berikut Ciri-ciri Darah Tinggi
Kebanyakan orang dengan tekanan darah tinggi biasanya tidak akan mengalami gejala apapun, itulah sebabnya orang sering menyebut hipertensi sebagai “silent killer.”
Namun, begitu tekanan darah mencapai sekitar 180/120 mm Hg, itu menjadi krisis hipertensi, yang merupakan keadaan darurat medis. Pada tahap ini, seseorang mungkin akan mengalami beberapa kondisi seperti berikut:
- Sakit kepala
- Mual
- Muntah
- Pusing
- Penglihatan kabur atau ganda
- Mimisan
- Palpitasi jantung
- Sesak napas
Darah tinggi pada wanita
Faktor hormonal berarti bahwa risiko tekanan darah tinggi mungkin berbeda pada pria dan wanita. Faktor yang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi pada wanita antara lain:
Baca Juga: Darah Tinggi? Turunkan dengan 7 Pilihan Sayuran Ini
- kehamilan
- haid berhenti
- penggunaan pil KB
Selama kehamilan, tekanan darah tinggi bisa menjadi tanda preeklamsia, suatu kondisi yang berpotensi berbahaya yang dapat mempengaruhi wanita dan bayinya yang belum lahir.
Darah tinggi pada remaja
Remaja dapat mengembangkan tekanan darah tinggi karena obesitas atau kondisi medis yang mendasarinya seperti berikut ini.
- Aspek sindrom metabolik, seperti diabetes tipe 2
- Penyakit ginjal
- Penyakit endokrin, yang mempengaruhi hormon
- Penyakit pembuluh darah, yang mempengaruhi pembuluh darah
- Kondisi neurologis
Mengubah apa yang Anda makan, berolahraga lebih banyak dan minum obat Anda dapat membantu Anda menjaga tekanan darah Anda di tempat yang seharusnya.
Demikian informasi mengenai ciri -ciri darah tinggi yang penting untuk diketahui. Semoga bermanfaat.
Kontributor: Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah