Suara.com - Setiap orang memiliki kebiasaan masing-masing ketika sedang konsentrasi, contohnya seperti menggigit dan menjulurkan lidah. Ternyata, hal ini dapat dijelaskan secara sains.
Satu teori disebut motor overflow tampaknya membuat hal ini terjadi, lapor Live Science.
Berdasarkan displin ilmu Neuroimaging, dalam penelitian yang terbit di Journal of Neurophysiology pada tahun 2001, wilayah otak yang dikhususkan untuk bahasa (terletak di gyrus frontal inferior) tumpang tindih dengan jaringan saraf yang ditujukan untuk ketangkasan dan penggunaan alat, disebut motorik halus.
Motor overflow terjadi ketika neuron yang bekerja di daerah ketangkasan ini sangat aktif, maka akan meluap ke jaringan saraf di sekitarnya, termasuk ke wilayah untuk bahasa.
Oleh karenanya, ketika seseorang fokus pada tugas motorik halus, efeknya akan 'melimpah' ke wilayah bahasa, yang melihatkan pergerakan lidah dan mulut.
"Orang menjulurkan lidah ketika mereka melakukan sesuatu yang membutuhkan aktivasi motorik halus, yakni dari pergerakan tangan mereka," jelas profesor kognisi komparatif Gillian Forrester.
Kebiasaan menjulurkan lidah seringnya dilakukan oleh anak-anak.
Namun, disebutkan bahwa penelitian tentang konsentrasi dan menjulurkan lidah ini masih jauh dari pasti.
Forrester mengatakan kemungkinan ada lebih banyak alasan di baliknya. Bahkan, mungkin ada komponen evolusioner. Namun sejauh ini, ia mengatakan hal tu masih merupakan teori.
Baca Juga: 4 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah, Diyakini Bisa Mengatasi Iritasi Kulit
"Apakah itu peninggalan evolusi atau mereka sangat berdekatan (di otak) dan meluap, sulit untuk dikatakan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya