Suara.com - Banyak orang menyadari bahwa mendengarkan musik ternyata memberi manfaat pada kesehatan pada manusia, mulai dari memperbaiki suasana hati hingga meningkatkan daya ingat. Namun, masing–masing genre memberi manfaat yang spesifik. Kali ini, akan dibahas manfaat kesehatan yang didapat dari mendengarkan musik jazz.
Secara umum, karakteristik musik jazz adalah mempunyai instrumen khusus yang berasal dari alat musik seperti terompet, saksofon, piano, gitar, biola, drum, hingga gitas bass. Namun, musik jazz sendiri memiliki ritme dan melodi yang cenderung improvisatif. Jadi, cenderung tak sama antar satu penyanyi dengan penyanyi lainnya.
Nah, berikut adaah manfaat mendengarkan musik jazz yang bisa Anda dapatkan, melansir dari laman mldspot.
1. Meningkatkan detak jantung
Mendengarkan musik jazz saat berolahraga dapat memberikan motivasi dan mengurangi rasa lelah
2. Membantu meningkatkan fokus
Mendengarkan musik jazz dapat meningkatkan produktivitas Anda di tempat kerja. Hal ini karena musik jazz dapat menghasilkan gelombang theta, yaitu gelombang otak paling kreatif yang dapat menginspirasi solusi baru untuk menyelesaikan masalah.
3. Menghilangkan stres
Mendengarkan musik yang menenangkan sama efektifnya seperti halnya Anda mendapat pijatan yang enak, yaitu sama-sama dapat mengurangi kecemasan.
4. Tidur lebih baik
Studi menunjukkan bahwa hanya 45 menit musik lembut dan lambat, seperti jazz, sebelum tidur, akan menghasilkan tidur malam yang lebih baik dan lebih lama.
Setelah 1 minggu, 26% tidur lebih nyenyak.
Setelah 3 minggu, 35% tidur lebih nyenyak.
5. Mengurangi depresi
Setelah mendengarkan musik jazz selama satu jam setiap hari selama seminggu, pendengar musik memiliki 25% lebih sedikit mengalami depresi daripada mereka yang tidak mendengarkan musik jazz.
Baca Juga: Tak Cuma Baik Untuk Kesehatan Mental, Ini 6 Manfaat Mendengarkan Musik
6. Membantu pemulihan Stroke
Mendengarkan musik (termasuk jazz) langsung setelah stroke dapat meningkatkan memori verbal, fokus, dan suasana hati.
7. Meredakan sakit
Mendengarkan musik jazz telah terbukti mengurangi waktu dan intensitas sakit kepala umum dan migrain.
Studi menunjukkan bahwa mendengarkan musik (termasuk jazz) dapat mengurangi rasa sakit kronis. Setelah mendengarkan musik jazz selama satu jam setiap hari selama seminggu, pendengar musik jazz mengalami penurunan rasa sakit sebesar 21%.
8. Menurunkan tekanan darah
Studi menunjukkan bahwa mendengarkan musik (termasuk jazz) dan tertawa dapat menurunkan tekanan darah dengan menyebabkan pembuluh darah melebar hingga 30%.
9. Meningkatkan kekebalan tubuh
Mendengarkan musik jazz selama 30 menit akan meningkatkan kadar imunoglobulin A (IgA). IgA berada di lapisan mukosa tubuh dan bertindak sebagai antibodi yang mencegah virus dan bakteri penyebab infeksi. Efek pada level IgA berlanjut selama 30 menit tambahan bahkan setelah musik berhenti diputar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial