Suara.com - China masih melaporkan adanya penambahan kasus Covid-19 akibat penularan lokal di akhir tahun 2021.
Mengutip ANTARA, China melaporkan 231 kasus baru terkonfirmasi COVID-19 pada 31 Desember, bertambah dari 195 kasus pada hari sebelumnya.
Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan sebanyak 175 kasus ditularkan secara lokal, lebih tinggi dari 166 kasus pada hari sebelumnya.
Semua kasus lokal baru, kecuali satu, ditemukan di Kota Xian, ibu kota provinsi Shaanxi.
Otoritas juga melaporkan 38 kasus tanpa gejala, yang tidak diperhitungkan sebagai kasus terkonfirmasi COVID-19, dibanding 29 kasus sehari sebelumnya.
China mencatat nihil kematian baru COVID-19, sehingga totalnya tak berubah, yakni 4.636 kematian.
Daratan China mengonfirmasi 102.314 kasus pada 31 Desember 2021, meningkat sebanyak 15.262 kasus dari 87.052 kasus pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Update Covid-19 Global
Update Covid-19 Global hari ini menunjukan di hari pertama tahun baru 2022, jumlah kasus baru melonjak hingga 1,6 juta orang yang baru terinfeksi.
Baca Juga: Penambahan 2 Kasus Covid-19, 4 Daerah Zona Hijau, 6 Zona Kuning di Kaltim
Mengutip Worldometers, Sabtu (1/1/2022), pertambahan kasus baru ini membuat total infeksi Covid-19 seluruh dunia mencapai 288,4 juta kasus, dengan rincian 5.621 kematian baru hari ini. Sehingga total 5,4 juta orang di seluruh dunia sudah meninggal karena Covid-19.
Kini masih ada 29,3 juta kasus aktif atau orang yang bisa menularkan Covid-19. Adapun kondisinya 29,2 juta tidak bergejala atau bergejala ringan, tapi ada 89 ribu orang yang bergejala serius atau sedang kritis.
Dari total kasus baru yang melonjak drastis itu, beberapa negara jadi penyumbang terbesar infeksi baru. Seperti Amerika Serikat dengan 443 ribu kasus baru, Prancis dengan 232 ribu kasus baru, Inggris 189 ribu kasus baru, Italia 144 ribu kasus baru.
Sedangkan untuk kematian baru hari ini, Rusia penyumbang kematian harian terbanyak, dengan 912 kematian hari ini. Disusul Amerika Serikat 716 kematian baru, Polandia 638 kematian, Vietnam 226 kematian, dan Jerman 244 kematian.
Berita Terkait
-
Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin
-
Mengeksplorasi Tradisi dan Budaya Kota Xinjiang Lewat Drama Bloom Life
-
Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?
-
Menghindari Perangkap Thucydides: Alarm Xi Jinping untuk Trump
-
Beragam Genre, Ini 5 Drama China Paling Populer di Bulan Mei 2026
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus