Suara.com - Membakar lemak perut membandel merupakan salah satu tujuan paling umum bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan dan memiliki tubuh bugar.
Namun, menghilangkan lemak perut memang biasanya lebih menantang daripada mmbakar lemak di bagian tubuh yang lain.
Menurut Direktur Pendidikan untuk Row House, Caley Crawford, membakar lemak perut sangat bergantung pada pola makan
"Kita sering berpikir bahwa melakukan sit-up secara cukup akan membuat perut menjadi rata. Namun, perut juga bergantung pada apa yang kita makan," ujar Crawford, dilansir Insider.
Menurutnya, menghilangkan lemak perut perlu menggabungkan pola makan sehat dengan rutinitas olahraga. Selain itu, usia dan gen juga harus dipertimbangkan.
"Itulah mengapa mengikuti diet sehat dan seimbang (dengan sedikit atau tanpa karbohidrat olahan) bersama dengan program olahraga, sangat penting untuk mengholangkan lemak perut membandel," sambungnya.
Meskipun benar bahwa latihan inti merupakan cara bagus untuk melatih perut, melakukan gerakan latihan kekuatan untuk seluruh tubuh dapat membantu mencapai tujuan membakar lemak lebih cepat daripada hanya fokus pada latihan perut.
"Gerakan seluruh tubuh dapat memperkuat dan mengencangkan inti tubuh," imbuh cCrawford.
Misalnya, squat berfungsi untuk melatih paha depan dan mempertahankan tubuh agar tetap stabil, mengharuskan otot perut berkontraksi.
Baca Juga: Bandingkan dengan Negara Lain Tanam Olahraga Sejak Kecil, Wapres Ma'ruf: Kalau Kita Karbo
Latihan lain seperti lunges, rows, dan push-up juga membutuhkan otot perut untuk bekerja secara terkoordinasi dengan otot lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien