Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin tenggelam menikmati diskusi bersama Deddy Corbuzier dalam podcast-nya. Beragam topik dibicarakan keduanya, termasuk soal olahraga.
Awalnya, Deddy menyinggung negara-negara lain khususnya China yang sudah menyiapkan atletnya sejak dini. Ma'ruf juga berpendapat yang sama dengan Deddy. Bahkan mantan Ketua MUI ini menyebut, kalau Indonesia lebih concern kepada makanan terutama nasi.
"Betul, itu mulai dari kecil. Kalau kita karbo (hidrat) melulu dari kecil, kebanyakan karbo-nya," kata Ma'ruf dalam YouTube Deddy Corbuzier Podcast, Selasa (4/1/2022).
Dalam obrolannya tersebut, keduanya juga sempat membicarakan soal tim nasional sepak bola Indonesia yang gagal meraih juara dalam laga final AFF 2020.
Ma'ruf menyebut kalau timnas kebanggaan publik Tanah Air itu masih memiliki beberapa hal yang mesti diperbaiki yakni stamina dan dan larinya. Padahal, menurutnya secara garis besar timnas Indonesia sudah bermain dengan baik.
"Staminanya sama lari, itu yang harus dibenahi," ujarnya.
Untuk melakukan pembenahan, Ma'ruf mengungkapkan kalau pihaknya beserta menteri terkait tengah menyiapkan desain besar olahraga nasional (DBON).
DBON tersebut dipayungi hukum Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional. Perpres itu ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 9 September 2021.
DBON dijalankan pemerintah untuk melakukan penataan ulang terhadap 14 cabang olahraga yang menjadi unggulan bagi Indonesia, seperti bulu tangkis, angkat besi dan lainnya. Supaya nantinya hasil yang diperoleh akan sesuai dengan besarnya anggaran yang dikeluarkan.
Baca Juga: Tiru Langkah Timnas Indonesia, Vietnam Buru Pemain yang Berkarier di Eropa
"Supaya nanti kalau misalnya menang bukan karena accident, karena kebetulan tapi memang didesain untuk jadi pemenang, talentanya betul-betul dibangun."
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith