Suara.com - ANda mungkin berpikir bahwa proses ketertarikan dari interaksi adalah hal misterius, atau ditentukan oleh kemampuan unik seseorang, seperti kecerdasan.
Namun, penelitian dalam psikologi sosial menunjukkan bahwa rasa suka dan cinta sering dipicu oleh faktor sederhana, seperti seberapa sering Anda berpapasan dengan seseorang.
Berdasarkan Psychology Today, ada penelitian yang menunjukkan cara agar lebih disukai banyak orang. Hal ini membantu Anda bersosialisasi secara lebih baik.
1. Dilihat orang lain
Semakin kita terpapar pada sesuatu, cenderung semakin menyukainya. Fenomena yang disebut efek eksposur belaka membantu menjelaskan mengapa kita cenderung memiliki musik yang sudah familiar daripada lagu baru.
Jadi, berusahalah untuk terlihat berulang kali. Misalnya, pergi ke suatu tempat di waktu yang sama agar bertemu dengan orang yang sama juga, nyalakan kamera selama rapat Zoom atau mengomentari postingan teman. Namun, jangan berlebihan.
2. Mengingat nama
Mengingat nama seseorang itu penting karena menandakan bahwa mereka penting bagi Anda. Di sisi lain, gagal mengingat nama seseorang atau detail penting lainnya tentang mereka, akan menghancurkan kedekatan hubungan.
3. Ajukan pertanyaan
Baca Juga: Tes Kepribadian Gambar Pisau atau Wajah? Jawabanmu Bisa Ungkap Potensi Sukses Masa Depan!
Jadilah seseorang yang ingin tahu tentang orang lain dan ajukan pertanyaan kepada mereka.
Studi menunjukkan orang yang lebih banyak bertanya saat bercakap-cakap dianggap lebih responsif dan disukai oleh lawan bicara.
Untuk membuat kesan yang baik, jadilah lebih tertarik pada orang lain daripada menjaga image baik.
4. Tersenyum
Terlepas dari pepatah 'jangan menilai buku dari sampulnya', kita tetap menilai seseorang berdasarkan penampilan mereka. Tersenyum cerah dapat membuat Anda terlihat lebih menarik.
Para peneliti mengatakan bahwa tersenyum dapat mengimbangi ketidakmenarikan yang relatif. Jadi, apabila Anda ingin dianggap lebih menarik, maka tersenyumlah.
5. Temukan kesamaan
Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang menyukai orang lain yang memiliki minat, nilai, dan sifat kepribadian sama. Jadi, berusahalah untuk bertemu orang dengan minat yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?