Suara.com - Ada banyak manfaat dari mandi, salah satunya menjadi lebih kreatif. Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 2015 lalu.
Dalam sebuah survei konsumen yang dilakukan oleh psikolog kognitif Scott Barry Kaufman ditemukan bahwa 72% orang-orang menemukan ide baru di kamar mandi. Selain itu 14% orang mandi mendapatkan wawasan kreatif.
Studi ini dilakukan pada 4000 orang berusia 18 hingga 64 tahun di 8 pasar online berbeda, yakni Brasil, Cina, Prancis, Jerman, Afrika Selatan, Spanyol, Inggris, dan AS.
Menurut survei ini, orang menghabiskan rata-rata 70 menit di kamar mandi setiap hari. Selain itu, peneliti menemukan banyak kelompok usia muda, 18 hingga 34 tahun, melakukan mandi hanya untuk menemukan ide-ide baru, pemikiran segar, atau solusi sebuah masalah, lapor Medium.
"Sensasi guyuran air yang dikombinasikan dengan ketenangan ritual mandi dapat membantu membebaskan otak dan merangsang pemikiran segar," jelas wakil CEO perusahaan Hansgrohe, Richard Grohe. Ini adalah sebuah perusahaan perlengkapan kebersihan dari Jerman.
Apa yang terjadi dalam pikiran kita saat mandi?
Saat kita mandi, bagian unik dari otak mengaktifkan 'dirinya sendiri'.
Psikolog menyebutnya jaringan mode default (DMN) di mana rangkaian ide bertabrakan secara tidak berhubungan dengan beragam ide dalam pikiran alam bawah sadar kita, sehingga terbentuk koneksi baru.
Untuk mengaktifkan DMN kamu dituntut untuk fokus pada dunia dalam, terputus dari dunia luar. Begitu juga kamu harus bebas dari tugas yang menuntut melakukan introspeksi, memikirkan masa lalu atau masa depan.
Baca Juga: Kreatif Hindari Maling, Warga Pasang 'Makam Keramat' untuk Melindungi Penyimpanan Genset
Beberapa psikolog menduga hal ini berhubungan dengan dopamin. Sebab, ketika dopamin dilepaskan kita akan merasa kreatif. Selama mandi, hormon ini mengalir secara melimpah.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia