Suara.com - Sebagian besar orang pasti terbiasa tidur menggunakan selimut untuk menghangatkan tubuh atau sekadar mendapatkan rasa nyaman.
Tapi, tak banyak yang tahu bahwa tidur menggunakan selimut justru tidak cukup baik. Sebaliknya, tidur tanpa selimut justru memberikan banyak manfaat kesehatan.
Berikut ini dilansir dari BrightSide, beberapa manfaat kesehatan tidur tanpa selimut.
1. Meningkatkan metabolisme Anda
Tidur menggunakan selimut memang menghangatkan dan nyaman. Tapi, tidur tanpa selimut bisa membantu menurunkan beberapa kilogram lemak tubuh.
Tidur dalam kondisi yang lebih dingin bisa meningkatkan metabolisme Anda dan meningkatkan jumlah lemak baik dalam tubuh.
2. Tidur lebih cepat
Saat cuaca sangat dingin, kita biasanya berusaha menghangatkan tubuh menggunakan selimut. Padahal, suhu yang lebih dingin justru akan membuat tidur lebih nyenyak.
Karena, suhu tubuh kita mulai turun sekitar 60-90 menit sebelum tidur. Suhu yang terlalu panas bisa membuat tubuh membuang lebih banyak energi untuk mengatur suhu dan membuat Anda lebih terjaga di malam hari.
Baca Juga: Covid-19 Omicron Melonjak, Menteri Nadiem Minta Sekolah Perketat Prokes Saat PTM 100 Persen
3. Kualitas tidur meningkat
Jika Anda pernah terbangun di tengah malam dan merasa ingin melepaskan selimut Anda, ini bisa disebabkan oleh beberapa hal.
Suhu yang lebih dingin di malam hari membantu kita tidur lebih nyenyak. Sebaliknya, suhu yang terlalu hangat justru akan mengganggu tidur kita.
Suhu yang tepat untuk tidur nyenyak itu antara 15-19 derajat Celcius. Suhu yang lebih tinggi atau terlalu hangat bisa mengganggu tahap gerakan mata cepat Anda, yang menyebabkan Anda bangun tidur dengan lelah.
4. Kulit lebih sehat
Selimut yang hangat dan tebal dapat memerangkap panas di sekitar tubuh Anda. Selain mengganggu tidur, selimut bisa menyebabkan timbulnya jerawat tertentu yang disebut jerawat keringat.
Selimut tebal dan berat yang terbuat dari kain sintetis tidak memungkinkan tubuh Anda untuk mengatur suhunya dan dapat menyebabkan keringat.
Keringat yang dikombinasikan dengan panas dan gesekan dapat menyumbat pori-pori Anda. Pada akhirnya, ini bisa menyebabkan jerawat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?