Suara.com - Masih ingat dengan larangan orang zaman dulu agar kita tak mandi malam? Yang paling diingat, disebutkan bahwa mandi malam bisa menyebabkan rematik. Ternyata, memang ada dampak kesehatan yang mengintai jika seseorang punya kebiasaan mandi malam.
Yuk, simak apa saja dampak kesehatan dari mandi malam, melansir dari Steemit.
1. Mandi malam menyebabkan rematik
Reumatik ini merupakan penyakit autoimun, yang menyebabkan peradangan sendi, sehingga seseorang yang terkena penyakit ini akan merasakan nyeri pada sendi yang terkena.
Penyebab rematik sendiri belum begitu jelas, namun menurut para ahli kesehatan penyakit tersebut disebabkan oleh kelainan genetik yang menyerang orang yang produktif.
Gejala rematik sendiri adalah sebagai berikut:
- Sakit pada persendian
- Area persendian terasa hangat saat disentuh
- Sendi kaku di pagi hari
- Terdapat warna kemerahan pada sendi
- Penurunan fungsi sendi yang terkena
Penyakit ini tergolong tidak berbahaya, namun jika ada gejala rematik, segeralah hubungi dokter. Dan jika Anda penderita rematik yang harus mandi di malam hari, maka gunakanlah air hangat. Karena air dingin dapat memperparah penyakit Anda.
2. Mandi malam jadi penyebab penuaan dini
Mandi malam juga bisa mempercepat penuaan dini. Beberapa orang mengatakan bahwa tubuh tidak akan kuat menerima rangsangan air dingin ketika kita mandi di malam hari, dan hal ini akan mengakibatkan peningkatan metabolisme. Untuk itu, tubuh membutuhkan suplai kalori dan oksigen yang cukup tinggi untuk menstabilkannya.
3. Mandi malam dapat menyebabkan asam urat
Mandi malam juga bisa memicu serangan asam urat. Penyakit ini sebenarnya akan terjadi karena banyaknya konsumsi zat purin, sehingga kadar asam urat dalam tubuh akan meningkat. Dan kondisi ini dapat mengakibatkan ginjal tidak mampu menampung atau membuang zat tersebut.
4. Mandi malam dapat berdampak pada nyeri otot
Tidak sedikit orang yang mandi pada malam hari merasakan nyeri otot, hal ini dikarenakan air dingin pada malam hari seperti masuk ke dalam tubuh kita melalui pori-pori tubuh.
Baca Juga: Tasya Farasya Lebih Memilih Mandi Malam daripada Pagi, Mana Sebenarnya yang Terbaik?
5. Mandi malam menyebabkan metabolisme tubuh terganggu
Saat Anda mandi di malam hari, maka Anda harus berhati-hati karena hal ini dapat mengganggu metabolisme tubuh. Hal ini dikarenakan saat malam hari, suhu tubuh kita cenderung sudah mulai melemah dan akan membutuhkan istirahat. Jika kita mandi dan pori-pori terbuka, maka air akan masuk ke dalam tubuh kita dan menyebabkan gangguan pada hormon tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli