Suara.com - Seorang influencer Spanyol telah mengungkapkan bahwa dia meminum darah menstruasi miliknya untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraannya, sebuah praktik yang menurut para ilmuwan sangat bodoh.
“Darah menstruasi Anda adalah obat murni,” kata Jasmine Alicia Carter, dikutip dari NY Post.
Ia mengungkapkan bahwa tujuannya melakukan hal tersebut untuk membantu perempuan "memahami dan merebut kembali kesucian yang melekat dalam seluruh siklus menstruasi mereka.
"Kami di sini karena vagina kami dan darah kami dan perempuan tidak cukup menghargainya," kata Carter, yang merasa bahwa perempuan secara historis "diajari untuk malu dengan menstruasi kami."
Dia bahkan berteori bahwa tampon dan pembalut menstruasi mengandung bahan kimia untuk "menyembunyikan darah kita dan membahayakan fungsi alami menstruasi. Bahkan ia juga mengklaim bahwa darah menstruasi mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
Untuk mengambil keuntungan dari manfaat kesehatan yang seharusnya dan menghilangkan stigma, ia dilaporkan meminum plasma menstruasinya sendiri pada untuk sehari-hari.
“Saat saya meminum darah haid, saya biasanya jongkok di toilet, mengeluarkan menstrual cup saya dan menyesapnya,” jelas Carter.
"Saya sangat terhubung dengan tubuh saya sehingga saya tahu persis berapa banyak darah yang harus diminum."
Dia menambahkan, “Kadang-kadang hanya seteguk dan kadang-kadang satu cangkir menstruasi penuh, karena saya membutuhkan lebih banyak nutrisi.”
Nutrisi tersebut, menurut Carter, termasuk protein, zat besi, tembaga dan selenium, serta sifat antimikroba dan bahkan sel induk regeneratif. Namun, penelitian terkini menyebutkan bahwa darah menstruasi bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
Namun, bintang media sosial itu mengklaim bahwa semakin sehat seseorang, semakin baik darah menstruasi mereka.
“Darah menstruasi Anda tidak akan sebaik jika Anda makan junk food setiap hari, misalnya, karena nutrisi Anda akan buruk,” Carter menjelaskan tentang tren yang tampak seperti vampir.
“Tapi ketika Anda sedang haid, maka Anda tahu berapa banyak yang perlu Anda minum dan bisa merasakan manfaatnya.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata