Suara.com - Maura Magnalia, putri sulung Nurul Arifin meninggal dunia karena serangan jantung di meja makan pada 02.00 WIB Selasa (25/1/2022) dini hari.
Nurul Arifin mengatakan putri sulungnya ditemukan meninggal dunia di meja makan pada pukul 04.30 WIB oleh pembantunya. Pasalnya, ia meninggal dunia ketika keluarganya sedang tertidur pulas.
"Kami tidur dia masih di meja makan ya. Kami sudah tidur, pas masuk kamar, terus pagi-pagi jam 04.30 WIB lah, pembantu yang menemukan dia," ujar Nurul Arifin.
Kasus serangan jantung yang menyebabkan Maura Magnalia meninggal dunia memang bisa menyerang pria maupun wanita, baik yang sudah tua maupun muda.
Sebab, ada banyak faktor yang bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Selain gaya hidup yang buruk, beberapa makanan juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung.
Berikut ini dilansir dati WebMD, beberapa makanan yang bisa meningkatkan risiko serangan jantung.
1. Gula, garam dan lemak
Seiring waktu, jumlah asupan garam, gula, lemak jenuh dan karbohidrat olahan yang tinggi bisa meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.
Tapi, Anda bisa mengakalinya dengan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran sehat, biji-bijian, protein tanpa lemak dan produk susu rendah lemak.
Baca Juga: Selain Whole Genome Sequencing, Ini Cara Lain untuk Deteksi Virus Corona Varian Omicron
2. Daging merah
Makan terlalu banyak daging sapi, domba, dan babi dapat meningkatkan peluang Anda terkena penyakit jantung dan diabetes.
Karena, makanan ini tinggi lemak jenuh yang bisa meningkatkan kolesterol, Studi yang lebih baru menunjukkan bagaimana bakteri usus memproses bagian dari daging yang disebut L-carnitine.
3. Kue panggang
Cookies, kue, dan muffin yang dipanggang biasanya mengandung tambahan gula yang menyebabkan kenaikan berat badan. Makanan ini juga terkait dengan kadar trigliserida yang lebih tinggi dan menyebabkan penyakit jantung.
Bahan utama kue panggang ini biasanya tepung putih, yang bisa meningkatkan gula darah dan membuat Anda lebih lapar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli