Suara.com - Sebagian orangtua biasanya membuatkan bekal makanan bagi anaknya untuk dimakan saat jam istirahat sekolah. Meski hal ini merupakan kebiasaan baik, muncul kekhawatiran apabila bekal yang diberikan cenderung kurang bergizi atau hanya mengandung tinggi gula.
Seorang guru yang juga pendiri Footprints Learning for Life di Hartlepool, Inggris, Sharon Birch, mengatakan bahwa isi bekal makan siang anak-anak sebenarnya bisa mengungkap gaya pengasuhan orangtua.
Sharon mengatakan, roti lapis termasuk salah satu menu bekal yang paling sering dibawa siswa sekolah. Tetapi isi dari roti telah berubah selama bertahun-tahun.
Beberapa anak biasanya ada yang membawa roti dengan kemasan supermarket. Menurut Sharon, bekal itu menunjukkan orangtua yang sibuk bekerja hingga tidak sempat membuatkan bekal.
"Kami mendorong orangtua untuk menemukan alternatif yang lebih sehat. Tidak harus menjadi karya seni atau dibuat untuk mengesankan, bekal hanya harus sehat dan mengenyangkan," kata Sharon kepada The Sun.
Bekal buah selalu dianjurkan. Tetapi, ia mengingatkan agar orangtua tidak lupa memotong buah jadi bagian kecil untuk menghindari bahaya anak tersedak.
Dipahami Sharon dan rekan guru lainnya bahwa beberapa orangtua mungkin alami kesulitan secara finansial. Sehingga seringkali memilih makanan yang tidak sehat dan lebih murah di supermarket.
"Seorang gadis kecil secara teratur membawa roti naan besar dan juga beberapa batang cokelat. Ia memberi tahu kami bahwa hanya itu yang akan dia makan. Kami menawarkan beberapa makanan ringan yang lebih sehat dan dia menyukainya," cerita Sharon.
Menurut Sharon, selalu ada dua tipe orangtua dalam menyiapkan bekal sekolah untuk anaknya.
Baca Juga: Bawa Bekal Ayam Goreng, Aksi Teman Langsung Geprek Sukses Bikin Syok
Beberapa orangtua memiliki waktu untuk membuat makan siang yang disusun dengan indah untuk anak-anaknya. Sedangkan orangtua lain, akan memberikan apa pun yang bisa disiapkan untuk menjadi bekal di sela waktu sibuk mereka saat pagi hari.
Nah, tipe orangtua yang manakah Anda?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi