Suara.com - Dokter yang membawakan program lifestyle "This Morning" dari Inggris, Michael Mosley, mengatakan lemak yang paling penting untuk dihilangkan adalah lemak perut atau visceral.
Menurutnya, perut merupakan bagian tubuh yang paling berbahaya untuk menyimpan lemak dan juga paling sulit dihilangkan.
Biasanya, tubuh akan mencari sumber energi dari cadangan lain terlebih dahulu, misalnya dari glutes. Tetapi, bukan berarti lemak ini tidak dapat dikurangi.
"Bahkan, orang yang paling kurus pun bisa memiliki lemak perut. Ini bisa dikurangi," jelas Mosley, dilansir Daily Star.
Mosley menjelaskan bahwa berhenti mengonsumsi gula sama sekali merupakan kunci menghilangkan atau mengurangi lemak perut.
"Untuk membuat dampak serius pada lemak perut Anda, hentikan asupan gula adalah kuncinya," sambungnya.
Contoh makanan yang mengandung banyak gula adalah makanan ringan dan minuman berlabel 'diet' yang secara kebetulan rendah lemak. Apabila tidak dapat berhenti mengonsumsi gula, Mosley menyarankan untuk membatasinya.
Mosley mengatakan untuk menghindari minuman atau makanan apa pun yang mengandung lebih dari 5% gula, dan apabila mengonsumsinya, tidak boleh lebih dari dua kali seminggu.
Sang dokter menambahkan bahwa pelaku diet harus mengganti karbohidrat olahan seperti roti putih dan pasta putih dengan sumber energi lambat, seperti beras merah atau quinoa.
Baca Juga: 3 Fakta Diet OMAD: Cukup Makan Sekali Sehari
Ia pun mengungkapkan bahwa pola makannya sendiri hanya terdiri dari makanan tinggi protein dan serat, tapi rendah gula.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem