Suara.com - Kasus Covid-19 yang kembali melonjak di tanah air, membuat pakar kesehatan AS, Dokter Faheem Younus, kembali memberi edukasi masyarakat dengan bahasa Indonesia di akun Twitter-nya.
"Kasus Covid meningkat di Indonesia. Retweet jika Anda ingin saya membagikan beberapa tips dalam bahasa lokal," ujar dr. Faheem dalam cuitannya dikutip suara.com, Sabtu (5/2/2022).
Meski ini bukan yang pertama kali dr. Faheen nge-tweet dalam bahasa Indonesia, tetap saja melihat cuitan berbahasa lokal ini, beberapa warganet langsung meresponsnya sebagai sesuatu yang perlu diwaspadai.
"Saat dr. Faheem sudah bersabda dengan bahasa Indonesia, bener-bener sudah nggak beres ini Covid-19, hah capek," timpal @zizuu_.
Hari berikutnya, dr. Faheem menyampaikan kabar baik yang meyatakan bahwa tingkat keparahan Covid-19 karena varian Omicron di Indonesia tidak akan separah gelombang pandemi sebelumnya.
"Kabar baik, dengan 135 juta orang telah divaksinasi penuh dan 30 juta Covid-19 pulih (sembuh), Indonesia seharusnya tidak mengalami tingkat kehancuran yang sama seperti yang disebabkan Delta. Tetap vaksinasi. Teruskan vaksinasi," ungkapnya.
Sementara itu, menurut data Kemenkes RI per 4 Februari 2022, lagi-lagi kasus Covid-19 semakin melonjak, dengan bertambah 32.211 kasus baru dalam sehari.
Sehingga kini di Indonesia ada 140 ribu kasus aktif, atau jumlah orang yang masih bisa menularkan Covid-19 ke orang lain.
Di sisi lain, kematian baru juga semakin bertambah, dengan 42 kasus per hari, sehingga total kematian kini 144 ribu kasus.
Baca Juga: Kasus Melonjak, Menhan Polandia Mariusz Blaszczak Umumkan Positif Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi