Suara.com - Memiliki keturunan menjadi salah satu impian yang selalu dinantikan oleh sebagian besar pasangan. Sayangnya, tak semua bisa dengan mudah mewujudkan hal tersebut.
Tak sedikit dari mereka yang harus melakukan berbagai prosedur medis yang melelahkan sekaligus menguras kantung untuk mewujudkan mimpi tersebut.
Tentu, hal ini tak selalu sebanding dengan hasil yang didapatkan. Salah satu prosedur yang banyak dicoba oleh pasangan yang menantikan buah hati adalah program kehamilan inseminasi buatan atau Intrauterine Insemination (IUI).
Ini kata dr. Benediktus Arifin, MPH.Sp.OG (K). FICS, adalah metode memasukkan sperma (yang sudah melalui proses sperm washing) menuju ke sel telur secara natural di dalam rahim menggunakan alat bantu. Tujuannya untuk meningkatkan jumlah sperma yang berhasil sampai di tuba falopi.
"Dengan begitu, metode ini diharapkan mampu meningkatkan kesempatan sel telur untuk dibuahi oleh sperma," ujar dia dalam siaran pers pembukaan Klinik Fertilitas Indonesia di Fertility Center Persada Hospital, Malang, yang Suara.com terima Rabu (9/2/2022).
Program kehamilan tersebut, kata dia, sudah bisa didapatkan di Klinik Fertilitas Indonesia yang baru saja dihadirkan atas kerjasama Persada Hospital yang bekerjasama dengan Morula IVF Indonesia.
Selain inseminasi buatan, Direktur Persada Hospital, dr. Sigit Riyarto, M.Kes., AAK. Klinik Fertilitas Indonesia juga memberikan pelayanan analisis sperma, dan konsultasi program kehamilan.
Klinik ini juga dilengkapi berbagai fasilitas modern dan nyaman bagi pasangan suami istri yang ingin menjalani program kehamilan.
Dengan adanya Klinik Fertilitas Indonesia di Persada Hospital, lanjut dia, layanan kesehatan ibu dan anak kami menjadi semakin holistik, dari program kehamilan hingga persalinan kami selalu siap dengan standar pelayanan yang aman dan nyaman.
Baca Juga: Rangers Kalah Telak dari Celtic, Pelatih Keturunan Indonesia Murka
"Tujuan kami mendirikan Klinik Fertilitas Indonesia Persada Hospital untuk membantu pasangan suami istri di Malang dan sekitarnya yang kesulitan mendapatkan buah hati, harapan kami dengan hadirnya kami di Persada Hospital tidak perlu ke luar kota untuk mendapatkan layanan program kehamilan” tutup Kemal Pasha Siagian sebagai Head of Business Operation Klinik Fertilitas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?