Suara.com - Tidak peduli apakah kamu seorang pecandu alkohol atau peminum alkohol, penyakit hati berlemak, juga dikenal sebagai steatosis hati, mempengaruhi semuanya dengan cara yang berbeda. Didiagnosis dengan kondisi hati berlemak berarti bahwa organ tersebut telah menyimpan terlalu banyak lemak selama bertahun-tahun yang sekarang mengganggu fungsi normalnya.
Meski minum berat adalah salah satu penyebab utama penyakit hati berlemak, orang yang tidak memiliki riwayat penyalahgunaan alkohol juga dapat mengembangkan kondisi ini. Hal tersebut karena faktor-faktor seperti kadar kolesterol tinggi, diabetes, sleep apnea, tiroid yang kurang aktif dan lain-lain.
Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini tidak menimbulkan gejala yang menonjol pada tahap awal, tetapi dikaitkan dengan tanda umum yang umum yaitu bau napas.
Salah satu gejala khas penyakit hati berlemak adalah "napas orang mati". Juga dikenal sebagai Fetor hepaticus, napas orang mati adalah bau kronis pada napas Anda dan dapat dengan mudah dibedakan dari napas normal Anda. Demikian seperti dikutip dari TImes of India Jumat, (18/2/2022).
Bau napas biasa terjadi setelah makan atau di pagi hari, tetapi pada orang yang menderita kondisi hati berlemak, bau itu tetap ada sepanjang hari. Napas mungkin memiliki bau belerang dan apek yang berbeda sepanjang hari. Ini adalah tanda yang jelas dari penyakit hati berlemak dan tidak boleh diabaikan.
Dalam kasus penyakit hati berlemak, hati tidak dapat menyaring darah atau mendetoksifikasi bahan kimia, mencerna obat yang dicerna tubuh, yang merupakan fungsi utama organ halus. Ketika hati tidak bekerja sebagaimana mestinya, zat beracun yang seharusnya disaring keluar dari hati dalam kasus normal akan menyebar ke bagian lain dari tubuh, termasuk sistem pernapasan. Hal ini membuat napas Anda bau dan Anda dapat dengan mudah membedakannya saat menghembuskan napas. Dimetil Sulfida kemungkinan bertanggung jawab atas bau khas fetor hepaticus.
Napas Anda mungkin berbau karena beberapa alasan, dan salah satunya adalah penyakit hati berlemak. Umumnya, jika bau mulut Anda dikaitkan dengan penyakit hati berlemak, munculnya gejala lain juga dapat dilihat:
- Kebingungan dan disorientasi
- Mudah berdarah
- kulit kuning
- Kaki bengkak
- Pembengkakan perut
Jika Anda melihat bau yang berbeda dalam napas Anda, kunjungi dokter Anda. Berdasarkan gejala Anda, dokter Anda mungkin menyarankan Anda untuk menjalani beberapa tes untuk memastikan apakah Anda menderita penyakit hati berlemak atau beberapa kondisi lain.
Hanya setelah konfirmasi, mereka dapat memulai proses perawatan. Jika alasannya adalah penyakit hati alkoholik, pasien dianjurkan untuk berhenti minum alkohol; dalam kasus lain, perubahan pola makan dan olahraga teratur dianjurkan.
Baca Juga: Tak Hanya Kebugaran Fisik, Lari Pendek dengan Intensitas Sedang Bisa Meningkatkan Fungsi Otak
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat